5 Alternatif Pengganti Nasi Putih Untuk Asupan Nutrisi Yang Lebih Seimbang

5 Alternatif Pengganti Nasi Putih Untuk Asupan Nutrisi Yang Lebih Seimbang

Informasi Terkini – Nasi putih merupakan makanan pokok yang penting untuk masyarakat Indonesia. Banyak yang sering bilang, “kalau belum makan nasi, belum makan namanya”. Sudah tertanam di pikiran-pikiran orang Indonesia bahwa nasi harus dimakan setiap pagi, siang, dan malam. Namun, tak banyak yang tahu bahwa nasi putih mempunyai karbohidrat yang sangat tinggi. Nasi putih mempunyai 89% kandungan karbohidrat yang bisa menyebabkan kadar gula (glukosa) dalam tubuh meningkat. Jika diukur dengan indeks Glikemik, batas normal suatu makanan yang harus dikonsumsi harus berada di bawah 70. Nah, nasi putih memiliki indeks glikemik di angka 88 atau 89.

Kadar gula yang terlalu tinggi bisa menyebabkan gangguan kesehatan di masa depan, seperti diabetes. Jika Anda ingin mengurangi asupan nasi dengan kadar gula yang tinggi, coba pilih nasi putih dengan indeks glikemik yang lebih rendah. Hal ini bisa Anda cek dari labelnya. Atau, Anda juga bisa mencoba pengganti nasi putih lainnya, seperti beberapa makanan di bawah ini.

1. Beras Merah, Cokelat, atau Hitam

Berbeda dengan nasi putih, beras berwarna ini tidak dikuliti sehingga Anda juga menyantap kulit ari dan semua vitamin yang ada di dalamnya. Beras berwarna ini bisa disebut sebagai sumber serat, kalsium, hingga nti-oksidan. Karena seratnya yang tinggi, proses pencernaan menjadi lambat dan hal ini membuat sistem pencernaan jadi lebih kuat. Serat di dalam beras merah juga membantu memperlambat pengolahan karbohidrat menjadi gula darah. Oleh karena itu, makanan berserat ini juga memiliki nilai indeks glikemik yang rendah.

2. Beras Sagu

Sagu adalah makanan yang biasa disantap oleh masyarakat Indonesia bagian Timur. Anda tentu tahu Papeda yang merupakan bubur sagu yang banyak ditemui di wilayah Maluku, Sulawesi Utara, dan Papua. Nah, sagu kini telah diubah bentuknya menjadi beras sehingga lebih mudah lagi untuk dikonsumsi. Beras sagu ini memiliki kadar gula yang rendah dan telah dibuktikan oleh uji laboratorium.

3. Talas

Talas adalah salah satu alternatif pengganti nasi putih dengan indeks glikemik sekitar 54 saja. Jauh lebih rendah dibandingkan dengan nasi putih yang sudah di angka 88 atau 89. Mengonsumsi talas yang rendah karbohidrat juga baik untuk Anda yang ingin menjaga pola makan. Untuk konsumsi yang lebih baik, Anda bisa merebus, mengukus, atau memanggang talas dibanding dengan menggorengnya. Talas mempunyai 80% kandungan karbohidrat serta bermanfaat untuk menurunkan dan mencegah risiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

4. Jagung

Selain menjadi kesukaan orang-orang, jagung juga sehat untuk dikonsumsi. Biasanya jagung disajikan dengan direbus atau dikukus tanpa ditambah bumbu-bumbu lain. Indeks glikemik yang dimiliki jagung hanyalah 55 sampai 60 sehingga cocok untuk dijadikan pengganti nasi putih karena rendah kalori dan karbohidrat. Jagung juga memiliki kandungan serat, vitamin B, dan antioksidan. Jagung bisa dijadikan camilan atau nasi jagung. Kedua pilihan itu sudah bisa rasanya enak!

5. Ubi Jalar

Siapa yang tak kenal ubi jalar? Makanan yang satu ini juga memiliki banyak jenis; ada yang ada yang berwarna putih, kuning, dan ungu. Kalau di Amerika, ubi lebih dikenal dengan sebutan sweet potato. Dari namanya, pasti sudah terbayang kelezatannya ya? Plus, indeks glikemik untuk ubi jalar hanya 54 lho. Ubi jalar juga memiliki banyak kandungan baik, seperti fosfor, kalsium, vitamin A, vitamin B1, hingga vitamin C. Mengonsumsi ubi jalar juga bisa mencegah konstipasi.

Nah itu, beberapa alternatif yang bisa menjadi pengganti nasi putih. Jangan takut untuk mengubah pola makan untuk menjalani hidup yang lebih sehat!