5 Peristiwa Bersejarah Yang Dilalui Katedral Notre Dame Prancis

5 Peristiwa Bersejarah Yang Dilalui Katedral Notre Dame Prancis

Informasi Terkini – Pekan lalu Paris diguncang oleh musibah yang menghanguskan Katedral Notre Dame. Api melalap habis pusat keagamaan sekaligus kebudayaan Eropa tersebut. Api yang mulai muncul di bawah atap Notre Dame baru bisa dipadamkan setelah 9 jam usaha yang dilakukan pemadam kebakaran Prancis. Peristiwa ini tentunya menghancurkan hati dunia mengingat Notre Dame bukanlah sekadar tempat ibadah. Yang tersisa dari Notre Dame adalah struktur utama bangunan, sementara yang lain runtuh dan terbakar. Katedral yang dibangun pada tahun 1163 – 1345 ini telah menghadapi Revolusi Prancis dan dua Perang Dunia, namun tetap kokoh berdiri hingga akhirnya terbakar pada Senin 15 April 2019 lalu. Setelah 856 tahun, apa saja ya peristiwa bersejarah dunia yang pernah terjadi di Katedral Notre Dame?

1. Tangguh Bertahan Melewati Revolusi Prancis

Pada tahun 1787 – 1799, Prancis melewati masa-masa kelam penuh peperangan yang dikenal sebagai Revolusi Prancis. Di masa itu, Notre Dame dilihat sebagai simbol kekuasaan dan agresi dari gereja dan monarki sehingga banyak gambar-gambar keagamaan yang dihancurkan akibat persepsi bahwa barang-barang tersebut terkait erat dengan sistem politik dan sosial Prancis yang dikecam pada masa itu. Meski begitu, Notre Dame tidak mengalami kehancuran pada sisi struktur bangunan karena yang dilakukan oleh para pejuang revolusi pada masa itu adalah upaya menghancurkan patung dan gambar-gambar yang menunjukkan kekuasaan gereja yang berlebihan pada masyarakat.

2. Diperbaiki Pada Masa Pemerintahan Napoleon Bonaparte

Pada tahun 1801, Napoleon Bonaparte yang kala itu memimpin Prancis menandatangani persetujuan dengan Tahta Suci Vatikan. Persetujuan tersebut dimaksudkan untuk pengembalian kendali atas Notre Dame pada Gereja Katolik. Ia juga memutuskan untuk mengadakan upacara penobatannya di Notre Dame sehingga pekerjaan renovasi langsung berjalan. Untuk memperlancar niatnya itu, ia juga memerintahkan anak buahnya untuk mengaspal seluruh jalan tempat pawai penobatan akan lewat yaitu Rue de Rivoli, Place du Carrousel, dan Quai Bonaparte.

3. Kembali Bangkit Berkat The Hunchback of Notre Dame

Meski Napoleon Bonaparte berinisiatif untuk memperbaiki Notre Dame, namun kondisi interiornya pada saat itu masih sangat buruk. Hal ini mulai berubah saat Victor Hugo merilis Notre-Dame de Paris pada tahun 1831. Novel yang segera melejit ini mampu mengubah perspektif masyarakat Paris dalam melihat Katedral Notre Dame. Setelah dianggap sebagai simbol kekuasaan dan agresi, setelah dirilisnya novel ini Notre Dame dilihat sebagai sebuah kebanggaan dan ikon Prancis. Pada tahun 1844 Notre Dame akhirnya direstorasi dibawah kepemimpinan Eugène Emmanuel Viollet-le-Duc.

4. Tempat Bersejarah untuk Joan of Arc

Ksatria wanita asal Prancis ini berjasa besar pada Perang Seratus Tahun terutama pada tahun 1428 – 1429 terutama di masa Pengepungan Orleans. Atas jasanya tersebut, Joan of Arc dibeatifikasi oleh Paus Pius X di Katedral Notre Dame. Beatifikasi adalah penobatan sosok yang telah wafat sebagai orang suci menurut agama Katolik. Di masa itu Joan of Arc merupakan salah satu ksatria yang berperang untuk Prancis dalam beberapa peperangan.

5. Menjadi Saksi Bisu Perang Dunia I dan II

Pada tahun 1914, Katedral Notre Dame mengalami banyak kerusakan akibat serangan tentara Jerman. Mulai dari langit-langit yang terbuat dari kayu, atap dari kayu pohon oak, jendela kaca, hingga banyak patung hancur. Perang Dunia I cukup membawa kerusakan pada gereja kebanggaan Prancis ini, sedangkan berkat persiapan yang baik Notre Dame tidak mengalami banyak kerusakan di Perang Dunia II. Banyak barang-barang dan interior yang diganti lalu diamankan.