Agar Memiliki Karir Yang Baik, Berikut Beberapa Soft Skill Yang Harus Dikuasai Di Usia 20-an

Agar Memiliki Karir Yang Baik, Berikut Beberapa  Soft Skill Yang Harus Dikuasai Di Usia 20-an

Informasi Terkini – Bagi sebagian orang, usia 20-an merupakan salah satu fase hidup yang paling penting. Di usia ini, biasanya banyak orang sudah meninggalkan dunia sekolah dan fokusnya sudah beralih untuk membangun karir di masa depan. Meskipun begitu, masih ada banyak hal yang harus dipelajari di fase ini, terutama yang berkaitan dengan soft skill atau kemampuan diri sendiri. Hal ini karena orang-orang di usia 20-an dituntut untuk bisa mandiri dan menyelesaikan masalah dengan kemampuan diri sendiri sebelum mendapat pertolongan dari orang lain. Agar memiliki karir yang bagus di masa depan, lima soft skill ini wajib Anda kuasai di usia 20-an. Apa saja?

1. Public Speaking

Public speaking merupakan soft skill yang harus dimiliki oleh semua orang. Mengapa? Kemampuan ini merupakan modal bagi Anda untuk berkomunikasi secara efektif dan jelas tak hanya dengan orang-orang terdekat saja, tetapi juga di lingkungan kerja dan masyarakat. Tak melulu agar Anda pintar presentasi atau pidato di depan orang lain, kemampuan public speaking yang baik juga bisa memudahkan Anda untuk membuka percakapan dan menjalin relasi seluas-luasnya dengan orang lain. Anda bisa mulai mempelajari skill ini secara online, seperti kanal di Youtube, atau memperhatikan bahasa tubuh orang-orang di sekitar Anda saat mereka sedang berbicara di depan publik untuk menyampaikan gagasan mereka.

2. Kepemimpinan

Soft skill yang satu ini juga harus dimiliki jika Anda ingin berhasil membangun karir Anda di masa mendatang. Kepemimpinan tidak selalu diperuntukkan untuk posisi manajer atau bos saja, saat Anda bekerja bersama orang lain dalam satu tim, skill ini juga sangat dibutuhkan, lho! Bagaimana cara mengasah skill kepemimpinan ini? Untuk awalnya, Anda dapat berlatih untuk menjadi pribadi yang berani agar Anda siap menerima kesempatan sebagai seorang pemimpin kapan saja. Seorang pemimpin sejati memiliki karakteristik antara lain; penuh empati, tanggung jawab, konseptualisasi, tinjauan ke masa depan, serta berkomitmen terhadap perkembangan orang lain.

3. Keterampilan Berbahasa Asing

Salah satu soft skill yang tidak kalah pentingnya untuk dikuasai di usia 20-an adalah keterampilan berbahasa asing. Kemampuan berbahasa merupakan basic skill atau keterampilan dasar yang perlu dimiliki agar bisa diterima di berbagai bidang pekerjaan atau jika ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Belum lagi, kebanyakan perusahaan saat ini mengharuskan calon karyawannya untuk memiliki kemampuan berbahasa asing, minimal bahasa Inggris. Jika Anda saat ini sudah menguasai bahasa Inggris, akan lebih baik lagi jika Anda menguasai beberapa bahasa asing lainnya. Bahasa asing yang saat ini tinggi popularitasnya dan dibutuhkan oleh banyak perusahaan contohnya seperti bahasa Mandarin, Jepang, dan Perancis.

4. Budgeting

Di usia ini, sudah waktunya bagi Anda untuk pandai mengatur sirkulasi keuangan, apalagi jika sudah memiliki penghasilan sendiri. Anda harus sudah bisa membuat skala prioritas keuangan serta menyisihkan sebagian dana untuk ditabung. Untuk memulainya, Anda bisa meluangkan waktu untuk mulai mencatat jumlah pemasukan serta pengeluaran tiap bulannya untuk bisa melacak kemana saja uang keluar. Memiliki budgeting skill yang baik untuk mengatur keuangan akan memudahkan Anda nantinya jika ingin memulai berinvestasi, membeli kendaraan atau rumah. Mungkin budgeting skill ini tampaknya rumit, tetapi Anda harus menguasainya mulai saat ini untuk terhindar dari krisis keuangan di masa depan.

5. Kecerdasan Emosional (EQ)

Dari semua soft skill yang harus dikuasai ketika Anda berada di usia 20-an, kecerdasan emosional (EQ) adalah yang paling sulit dipelajari. Secara umum, kecerdasan emosional berkaitan dengan kemampuan Anda untuk mengenali emosi Anda, emosi orang lain, dan melatih rasa empati terhadapnya. Selain mengenali emosi, skill ini bisa dibilang sebagai salah satu faktor kunci dalam kesuksesan karena dapat membantu Anda untuk menyadari situasi sosial saat membuat pilihan yang kompleks. Memiliki kecerdasan intelektual saja terkadang tidak cukup, kecerdasan emosional yang baik juga diperlukan untuk membantu menjembatani kesenjangan dalam berinteraksi serta berhubungan dengan orang lain.