Pemkot Tangsel Rencana Bangun RSU II Di Pondok Betung

Pemkot Tangsel Rencana Bangun RSU II Di Pondok Betung

Informasi Terkini – Untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan, Pemerintah Kota Tanggerang Selatan (Tangsel) akan merencanakan untuk mengubah Puskesmas Pondok Betung menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) II. Rencana ini disampaikan oleh Suharno, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, pada beberapa waktu yang lalu.
“Rencana perubahan ini adalah untuk mempermudah pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat yang menduduki wilayah di Pondok Aren dan Ciputat Timur, jadi masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke Pamulang untuk ke Rumah Sakit Umum,” papar Suharno.
Dia menambahkan juga dengan pemilihan Puskesmas Pondok Betung lantaran selain lokasi strategis juga luas lahan yang sudah memenuhi syarat untuk dibangun Rumah Sakit Umum (RSU). Pembangunan RSU II itu direncanakan akan dibangun pada tahun 2018 mendatang.
“Lahan tersebut berdiameter lebih luas daripada puskesmas-puskesmas yang berada di kecamatan lainnya.Dan akses RSU II tersebut berada di daerah perbatasan dengan wilayah Jakarta Selatan,” katanya.
Suharno menambahkan, alasan lainnya yaitu karena Puskesmas Pondok Betung telah menerapkan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS). Metode terbaru hasil karya dari Badan Pengkajian Penerapan Teknologo (BPPT) yang baru pertama kalinya diterapkan di kabupaten/kota atau provinsi se-indonesia.
“Pemkot Tangsel semakin mudah untuk berikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di RSU yang baru dengan sistem terbaru ini,” jelas Suharno.
Untuk mewujudkan pembangunan RSU II Kota Tangsel, tambah Suharno, saat ini pihak Dinkes Tangsel sudah mengajukan anggaran untuk pembuatan Detail Engineering Design (DED). Rancangan desain bangunan gedung dialokasikan lewat dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016. Lalu pada tahun berikutnya, program kegiatan proyek pembangunan fisik gedung RSU II Kota Tangsel mulai bisa berjalan.
“Kita berkoordinasi dengan Dinas Tata Kota Bangunan untuk pembangunannya. Kemungkinan proyek multi years (tahun jamak),” pungkasnya.