Apa Itu Dermatitis Seboroik ? Jadi Bolehkah Berganti-ganti Shampo ?

Apa Itu Dermatitis Seboroik ? Jadi Bolehkah Berganti-ganti Shampo ?

Informasi Terkini – Dermatitis seboroik mirip dengan dermatitis kulit kepala, tapi kondisi ini membuat kulit kuning atau putih, tidak hanya di kulit kepala, tapi kadang-kadang juga di alis. Biasanya pengobatan kondisi ini ditangani langsung oleh dermatologis atau dokter kulit, karena jika dibiarkan bisa menyebabkan rambut rontok, meskipun jarang terjadi. Kondisi ini bisa dibilang iritasi kulit kepala yang lebih parah.

Lalu, apakah Anda bisa terkena dermatitis seboroik? Sayangnya kondisi ini bisa menyerang siapa saja, simak saja beberapa poin berikut:

Pria ataupun wanita, meskipun pria lebih mudah dan sering menderita kondisi ini dibanding pria.
Orang dewasa berusia sekitar 40 tahun ke atas dan biasanya orang yang baru memasuki masa-masa pubertas. Bayi mungkin hanya menderita apa yang kita sebut "cradle cap”. Anak-anak yang berketombe mungkin memiliki infeksi jamur di kepalanya.
Orang-orang yang menggunakan obat-obat tertentu, yang bisa memicu kondisi atau menyebabkannya mengganas. Jika Anda mengira ini mungkin masalahnya, bicarakan dengan dokter untuk kemungkinan menggunakan obat lain.

Secara umum, kondisi rambut setiap orang berbeda-beda, dan reaksi kulit kepala serta rambut terhadap produk perawatan pun berbeda-beda. Jika Anda sudah menemukan shampo yang pas dan cocok dengan Anda, gunakanlah. Jika Anda selama ini suka berganti-ganti shampo secara teratur dan tidak memengaruhi rambut Anda (atau malah membuat rambut Anda terlihat lebih baik), lanjutkan.

Namun, jika Anda melihat ada yang salah ketika Anda mengganti shampo atau menggunakan shampo merek baru, misalnya kulit kepala Anda iritasi dan gatal, atau jika Anda tiba-tiba merasakan rambut Anda rontok disertai gatal-gatal atau kemerahan, itu mungkin waktunya Anda menghentikan penggunaan shampo baru tersebut dan kembali ke shampo lama yang sudah cocok.

Dalam banyak kasus, menggunakan shampo anti ketombe dan menggunakannya selama kurang lebih tiga bulan bisa jadi jawaban apakah Anda menderita ketombe biasa atau apakah Anda mengidap dermatitis kulit kepala yang lebih serius.