Beberapa Cara Untuk Mendukung Pasangan Yang Berada Di Lingkungan Toxic Family

Beberapa Cara Untuk Mendukung Pasangan Yang Berada Di Lingkungan Toxic Family

Informasi Terkini – Pengaruh negatif bisa datang dari mana saja. Mulai dari lingkungan pertemanan, pekerjaan, bahkan keluarga. Kalau untuk pertemanan dan pekerjaan, mungkin masih bisa Anda batasi dan hindari. Lalu, bagaimana jika lingkungan keluarga? Tentu akan lebih sulit karena keluarga merupakan lingkungan yang pertama kita temui sejak kita lahir.

Seseorang yang tumbuh dalam toxic family akan membutuhkan dukungan agar tidak terjerumus ke dalam lingkungan yang negatif juga. Mengenal seseorang yang berada di lingkungan toxic family? Atau mungkin, pasangan Anda sendiri yang mengalaminya? Jangan lupa untuk memberikannya dukungan, ya! Ini beberapa cara mendukung pasangan yang berada di lingkungan toxic family.

1. Jangan Terbawa Drama

Sering terjadi drama di keluarga pasangan Anda? Sebisa mungkin, jangan biarkan diri Anda terseret dan terlibat langsung dalam drama tersebut, ya! Berada di lingkungan yang penuh drama akan membuat Anda kehabisan energi untuk hal-hal tidak penting. Lebih baik, energi tersebut Anda gunakan untuk menenangkan pikiran pasangan Anda dan membantunya menyelesaikan masalah.

2. Jadi pendengar yang baik

Sering mendengar pasangan Anda mengeluh tentang keluarganya? Saat hal ini terjadi, lebih baik Anda diam dan mendengarkan apa yang ia rasakan. Terkadang seseorang hanya butuh didengarkan untuk merasa jauh lebih baik. Simpan dulu nasihat Anda karena itu akan membuatnya merasa semakin tidak ada yang mendukungnya.

3. Tanyakan Apa yang Dia Butuhkan

Seseorang yang berada di lingkungan toxic family sering merasa down saat berada di sekitar keluarganya. Jika Anda dan pasangan akan menghadiri sebuah acara keluarga besar, coba tanya pada pasangan mengenai dukungan seperti apa yang ia butuhkan. Setiap orang memiliki kebutuhan dukungan yang berbeda, ada yang menginginkan Anda untuk terus berada di sisinya atau ada juga yang ingin dibela di hadapan keluarganya. Agar bentuk dukungan yang diberikan tidak salah, lebih baik Anda bertanya terlebih dahulu, ya!

4. Beri Isyarat

Menyambung poin sebelumnya, akan ada saat di mana pasangan Anda merasa tidak nyaman lagi berada di lingkungan keluarganya dan ingin segera pergi. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa membuat kesepakatan dengan pasangan untuk memberikan isyarat kecil sebagai pertanda jika pasangan merasa tidak nyaman. Jika dia sudah memberikan isyarat tersebut, Anda bisa langsung pamit pulang tanpa perlu ketahuan kalau pasangan Anda sudah tidak betah lagi.

5. Menghargai Pasangan

Tumbuh di lingkungan toxic family dapat membuat seseorang merasa kurang berharga. Di sini, peran Anda sebagai pasangan menjadi sangat penting untuk membuat ia merasa dihargai. Katakan atau tunjukkan bahwa Anda merasa bahagia dan mensyukuri kehadirannya di hidup Anda. Ini akan membuatnya ingat bahwa ia berharga dan layak untuk dicintai.