Beberapa Jenis Makanan Yang Perlu Anda Hindari Demi Kesehatan Tubuh

Beberapa Jenis Makanan Yang Perlu Anda Hindari Demi Kesehatan Tubuh

Informasi Terkini – 1. Pemanis Buatan

Apabila Anda telah membatasi asupan gula dan menggantinya ke pemanis buatan, rupanya hal tersebut tidaklah jauh lebih baik. Menurut hasil penelitian, pemanis buatan seperti aspartam, sukralosa, dan sakarin justru dapat menyebabkan kenaikan dan penurunan berat badan yang lebih sulit. Hal ini dikarenakan bahan kimia dalam pemanis buatan dapat mengganggu metabolisme dan penyimpanan lemak dengan mengganggu hormon leptin dan insulin, yang menyebabkan kenaikan berat badan yang lebih besar. Tak hanya itu, penelitian tersebut juga menemukan bahwa pemanis buatan dapat meningkatkan rasa lapar lebih dari glukosa, yang merupakan gula alami.

2. Minyak Terhidrogenasi

Pernah mendengar istilah minyak terhidrogenasi atau hydrogenated oil? Minyak olahan ini terdiri atas berbagai jenis, umumnya adalah canola oil, soybean oil, safflower oil, sunflower oil, dan corn oil. Mungkin selama ini minyak-minyak tersebut mendapatkan label ‘lebih sehat’ daripada minyak kelapa sawit yang mengandung banyak lemak jenuh. Rupanya, jenis minyak tersebut justru berbahaya untuk dikonsumsi, lho! Minyak terhidrogenasi lebih tinggi dalam inflamasi omega-6, dan kandungannya telah rusak oleh cahaya, oksigen, atau suhu yang terlalu panas seiring dengan proses pembuatannya. Tak hanya padat secara kalori, tubuh Anda juga harus berjuang untuk memecahnya. Minyak ini dapat mengandung lemak trans tinggi, yang meningkatkan LDL atau kolesterol ‘jahat’, dan menurunkan HDL atau kolesterol baik. Karena itulah, Anda dapat mengolah makanan dengan olive oil atau coconut oil yang jauh lebih menyehatkan.

3. Makanan dengan Nitrit

Nitrit ditambahkan ke daging olahan seperti bacon, ham, salami, dan sosis sebagai pengawet untuk meningkatkan warna dan penampilan daging serta untuk menambah rasa asin. Pada suhu tinggi, nitrit ini dapat bergabung dengan protein spesifik dalam daging untuk membentuk senyawa beracun yang dikenal sebagai nitrosamin yang bersifat karsinogenik serta diyakini meningkatkan risiko kanker pankreas, lambung, dan usus besar. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO) di tahun 2015 juga menemukan bahwa sosis, bacon, dan olahan daging merah lainnya dapat memicu terjadinya kanker usus.

4. Makanan Cepat Saji

Ya, jenis makanan ini memang selalu termasuk dalam daftar makanan yang harus dihindari karena dapat membahayakan kesehatan jika sering dikonsumsi. Yang membuat makanan cepat saji sangat berbahaya adalah kandungan lemak trans yang terdapat di dalamnya. Banyak restoran cepat saji yang menggunakan lemak trans untuk menggoreng makanan yang memerlukan teknik deep frying, seperti kentang dan ayam goreng, karena minyak dengan lemak trans dapat menghemat biaya produksi dan juga dapat bertahan lama. Konsumsi makanan yang tinggi akan lemak trans dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.

5. Makanan Kalengan

Selain daging olahan yang harus dihindari karena mengandung zat nitrit yang berbahaya, Anda juga perlu menghindari makanan olahan dalam kemasan kaleng karena dua faktor yang membahayakan kesehatan. Pertama, makanan kalengan, seperti produk seafood kalengan dan sosis kalengan, sangat tinggi akan sodium yang juga berperan untuk mengawetkan makanan agar dapat bertahan lama. Asupan sodium tinggi yang terus-menerus dapat menyebabkan tubuh terkena hipertensi atau stroke. Selanjutnya, hasil penelitian dari The Center for Environmental Health (CEH) menyatakan bahwa 40 persen dari makanan kalengan yang diuji pada awal tahun 2017 mengandung bahan kimia berbahaya bisphenol A (BPA) yang berasal dari lapisan kaleng dari kemasan makanan tersebut. BPA selama ini dikenal sebagai zat racun yang dapat mengakibatkan kanker payudara, kanker prostat, diabetes, dan penyakit jantung.