Beberapa Tanda Bahwa Anda Terlalu Memprioritaskan Pasangan

Beberapa Tanda Bahwa Anda Terlalu Memprioritaskan Pasangan

Informasi Terkini – Saat memiliki seseorang yang kita sayang, sangat wajar rasanya jika Anda ingin menjadikan seseorang tersebut sebagai prioritas. Hal ini tentu tidak salah, asalkan Anda tidak memprioritaskan pasangan Anda secara berlebihan. Kalau berlebihan, bisa-bisa Anda menjadi capek hati karena selalu merasa telah memberi lebih, tanpa menerima balasan yang sebanding. Nah, berikut ini adalah beberapa tanda Anda sudah memprioritaskan pasangan secara berlebihan.

1. Tidak Bisa Berkata Tidak

Apapun yang ia minta, Anda tidak pernah sampai hati untuk berkata tidak. Tak hanya itu, Anda juga memastikan selalu ada untuknya setiap waktu. Meskipun memiliki niat yang baik, hal ini bisa berdampak buruk pada diri Anda. Secara tidak sadar, Anda mengesampingkan kepentingan diri sendiri dan hanya memusatkan perhatian pada kepentingan pasangan. Mulai sekarang, cobalah untuk berkata tidak untuk hal-hal yang memang tidak bisa Anda penuhi atau tidak sejalan dengan hati nurani Anda.

2. Selalu Memulai Komunikasi Terlebih Dahulu

Coba baca chat history Anda selama beberapa bulan kebelakang, apa selalu Anda yang memulai komunikasi dengan pasangan? Lalu, apakah ia baru menghubungi duluan saat ada perlunya saja? Ini bisa menjadi tanda bahwa Anda terlalu memprioritaskan pasangan dan sayangnya, pasangan Anda menjadi kurang menghargai Anda. Komunikasi dalam sebuah hubungan harusnya terjadi secara dua arah. Sebelum berlanjut lebih jauh, coba tes dulu, apakah pasangan Anda masih berusaha untuk berkomunikasi dengan Anda?

3. Selalu Dicari Pertama Saat Ia Butuh, Kemudian Dilupakan

Saat butuh sesuatu, Anda selalu menjadi yang pertama dicari. Giliran semuanya baik-baiknya, Anda dilupakan lagi, deh! Kalau hal ini terjadi dalam hubungan Anda, jangan tinggal diam, ya! Anda berhak untuk mendapatkan perhatian yang sama, kok! Diam saja dan rela diperlakukan demikian oleh pasangan adalah salah satu tanda bahwa Anda terlalu memprioritaskan pasangan.

4. Membiarkan Si Dia Terus Berbicara

Mulai dari kejadian masa lalu hingga cita-citanya, ia ceritakan semuanya pada Anda. Sebagai pasangan yang baik, tentu Anda ingin selalu mendengarkan ceritanya, bukan? Memang tidak salah jika ingin menjadi pendengar yang baik, tapi coba ingat lagi! Apakah Anda juga memiliki kesempatan bercerita? Tidak adil rasanya kalau hanya ia yang mendapatkan kesempatan untuk bercerita. Dan bila Anda hanya tinggal diam, itu artinya Anda membiarkan diri Anda ‘hilang’ dalam hubungan ini.

5. Menghabiskan Banyak Uang dalam Sebuah Hubungan

Bukannya Anda harus bersikap matre dan meminta pasangan Anda untuk membayarkan segala-galanya, tetapi hubungan yang Anda jalani tidak seharusnya memberatkan Anda secara finansial. Apalagi kalau Anda sampai harus membiayai kebutuhan pasangan Anda padahal ia mampu untuk memenuhinya sendiri. Kalau Anda sampai rela melakukan hal ini, tandanya Anda terlalu memprioritaskan pasangan. Coba bicarakan baik-baik agar masalah keuangan ini bisa terbagi dengan lebih adil, ya!