Beberapa Tempat Indah Di Dunia Yang Terlarang Dan Sulit Untuk Dikunjungi

Beberapa Tempat Indah Di Dunia Yang Terlarang Dan Sulit Untuk Dikunjungi

Informasi Terkini – 1. Ilha da Queimada Grande, Brazil

Ilha da Queimada Grande atau yang biasa disebut sebagai Pulau Ular ini merupakan sebuah pulau yang terletak di laut lepas Brazil. Walau nampak begitu indah jika dilihat dari udara, tapi nyatanya pulau dengan luas 0,43 kilometer persegi ini dihuni oleh 4000 lebih spesies ular paling mematikan di dunia. Konon bisa ular di Ilha da Queimada Grande ini sangat kuat sehingga bisa membuat daging manusia menjadi melepuh. Jenis ular yang paling berbahaya di pulau ini adalah Bothrops insularis, atau ular lancehead emas. Ular ini memiliki racun lima kali lebih kuat dari ular berbisa pada umumnya, bahkan gigitan ular ini dapat mengakibatkan kematian secara instan. Maka itu untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pihak pemerintah Brazil menutup pulau ini untuk umum.

2. North Sentinel Island, India

North Sentinel Island merupakan salah satu Kepulauan Andaman di Teluk Benggala, India. Pulau ini ditinggali oleh suku pribumi Sentinel yang masih sangat primitif dan agresif dengan orang asing. Menurut para ilmuwan, suku Sentinel telah menduduki pulau ini lebih dari 60.000 tahun lamanya, dan sepanjang itu juga mereka mengasingkan diri dari peradaban luar. Pada tahun 2004 setelah terjadi Tsunami di India, pemerintah India berniat untuk menolong orang-orang suku Sentinel, tetapi regu penyelamat yang dikirimkan oleh pemerintah justru terusir dengan cara yang tragis. Semenjak itu pemerintah India menghentikan segala upaya bantuan dan melarang segala jenis perjalanan dalam radius 3 mil dari pulau ini. Tak hanya itu pada tahun 2006, 2 orang nelayan ilegal melanggar peraturan dan terbunuh saat mengunjungi pulau tersebut.

3. Svalbard Global Seed Vault, Spitsbergen, Norwegia

Svalbard Global Seed Vault atau yang dikenal dengan kubah kehidupan berada di Kepulauan Svalbard, Norwegia. Kubah ini terletak di dalam pegunungan dengan kedalaman 120 meter. Sebuah lorong dibangun untuk menghubungkan dunia luar dengan kubah yang diberi nama Svalbard ini. Karena terletak di atas pegunungan yang tertutupi oleh es, kubah ini memiliki suhu -18°. Selain dibuat di dalam gunung, kabarnya kubah ini dibangun sedemikian rupa sehingga anti terhadap gempa bumi.

Menurut rumor yang beredar sejak tahun 2008, hampir setiap negara telah menyimpan aneka spesimen dengan total lebih dari 865.000 sample hasil panen terbaik di tempat ini. Tak hanya itu, konon di kubah ini terdapat sebuah fasilitas yang berperan sebagai backup dari 1.700 bank genetik dari seluruh dunia untuk berjaga-jaga dari musibah alam. Konon katanya, pembangunan Svalbard Global Seed Vault akan dijadikan penampungan umat manusia saat kiamat atau peperangan besar terjadi. Hanya orang-orang tertentu dan memiliki akses yang dapat memasuki kubah ini.

4. Gruinard Island, Skotlandia

Pulau Gruinadr yang berada di Skotlandia ini pada tahun 1942 telah dibeli oleh pemerintah Inggris dengan tujuan menjadikannya sebagai tempat uji coba senjata biologis, salah satunya virus antraks melalui uji coba pada beberapa domba. Karena hal tersebut, hingga sekitar tahun 1980-an, pulau Gruinard dikenal masyarakat dunia sebagai salah satu tempat paling mematikan di planet ini. Tahun 1986 para ilmuwan akhirnya mulai melakukan ‘pembersihan’ pulau ini hingga pulau Gruinadr dinyatakan aman pada tahun 1990. Meskipun sudah dideklarasikan aman, hingga saat ini belum manusia ada yang menetap di sana karena para ilmuwan memperingatkan bahwa spora anthrax masih akan tetap berada di tanah pulau, sehingga pulau ini tidak akan cocok untuk ditinggali oleh mahluk hidup selama ratusan tahun.

5. Poveglia Island, Italia

Gambar di atas merupakan sebuah pulau kecil yang berada di antara Venice dan Lido, bernama Poveglia. Pulau yang nampak memiliki pemandangan indah tersebut dahulunya merupakan pulau yang dijadikan pelabuhan untuk tempat check point dari banyak kapal. Selain itu, Pulau Poveglia juga pernah menjadi pulau bagi orang-orang yang terjangkit Wabah Bubonic yang terjadi pada abad ke 20.

Pada tahun 1968, sebuah rumah sakit jiwa dibangun di atas pulau tersebut. Dari rumor yang beredar, dahulu ada seorang dokter yang melakukan eksperimen terhadap para pasien di rumah sakit jiwa yang kemudian mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Kini Pulau Poveglia telah ditinggalkan oleh orang-orang yang pernah menempatinya dengan alasan jika pulau ini dihantui oleh arwah-arwah orang yang meninggal akibat wabah bubonic, perang dan pasien rumah sakit jiwa. Sempat dimiliki oleh pemerintah Italia, pada tahun 1960-an pulau ini dibeli oleh seseorang. Namun hanya semalam tinggal, sang pemilik beserta keluarganya memilih untuk meninggalkan pulau dan membiarkannya terbengkalai. Tidak ada pernyataan resmi dari sang pemilik, hingga akhirnya masyarakat Italia melarang para turis untuk mengunjungi pulau ini.