Benarkah Tabir Surya Bisa Sebabkan Alergi? Ini Gejalanya

Benarkah Tabir Surya Bisa Sebabkan Alergi? Ini Gejalanya

Informasi Terkini – Seperti yang kita tahu, penggunaan tabir surya sangat disarankan untuk menjasi salah satu skin care yang wajib digunakan. Bukan hanya melindungi kulit dari sinar matahari, tabir surya dapat mengurangi risiko kanker kulit. Namun, dalam beberapa kasus, benarkah tabir surya dapat membuat alergi?
Memang beberapa orang memiliki sensitivitas terhadap salah satu bahan yang terkandung dalam tabir sueya. Seperti pewangi, alkohol, bahan penyerap, dan lainnya. Hal inilah yang membuat kulitnya memunculkan reaksi alergi.
Selain itu, bahan kimia yang terkandung dalam tabir surya juga bisa memunculkan reaksi alergi pada kulit. Menurut American College og Allergy, Asthma, dan Immunology, mengungkapan bahwa ada beberapa bahan kimia yang terkandung dalam tabir surya da sering menyebabkan alergi, yaitu Oxybenzone, 4-isopropyl-dibenzoylmethane, PABA (para-aminobenzoic acid), Ester, Avobenzone, dan Cinnamates.
Reaksi alergi maupun gejalanya pada setiap prang tentu berbeda. Ada beberapa orang yang langsung memunculkan alergi setelah satu kali pemakaian, namun ada pula orang yang alergi padahal sudah menggunakan tabir surya yang sama selama bertahun-tahun.
Biasanya alergi terhadap tabir surya ini ditandai dengan munculnya ruam kemerahan, terasa gatal, pembengkakan hingga muncul lepuhan yang berisi cairan. Namun, beberapa kasus juga pernah memunculkan gejala alergi saat terkena sinar matahari dengan tabir surya.