Korban Meninggal Gempa Aceh, BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Dana Sebesar Rp 24 Juta

Korban Meninggal Gempa Aceh, BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Dana Sebesar Rp 24 Juta

Informasi Terkini – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan telah menyiapkan dana sebesar Rp 24 juta untuk setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah meninggal pada saat gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Pidie, dan Bireuen, Provinsi Aceh.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lhokseumawe Abdul Hadi menyebutkan bahwa sejauh ini baru satu orang korban yang meninggal yang telah mengurus biaya jaminan kematian itu.
“Sampai saat ini masih satu orang yang mengurus jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan asal Kabupaten Bireuen,” ujarnya, Rabu (14/12/2016).
Untuk mendapatkan dana itu, ahli waris dari peserta BPJS Ketenagakerjaan harus melengkapi syarat-syaratnya seperti surat kematian yang berasal dari lurah, kartu tanda penduduk almarhum, kartu keluarga, serta fotokopi nomor rekening Bank Mandiri ahli waris.
Jika tak ada KK atau KTP dikarenakan hilang pada saat gempa, ahli waris bisa membuat pengganti surat keterangan penduduk yang bisa di dapatkan dari lurah.
Abdul Hadi mengatakan, jika semua proses tersebut lengkap dengan persyaratannya, dalam sepekan saja dana jaminan kematian tersebut akan ditranfers ke rekening penerima.
“Kami mengimbau untuk ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan segera mungkin untuk mengurus kelengkapan berkas agar dana jaminan kematian tersebut dapat segera untuk ditransfer ke rekening ahli waris. Silakan untuk hubungi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat,” imbau dia.
Gempa yang berkekuatan magnitudo 6,5 pada tanggal 7 Desember 2016 lalu itu telah menewaskan 102 orang dan merusak ratusan bangunan rumah warga.
Pada saat ini, pencarian korban jiwa sudah dihentikan dan memasuki masa pembersihan dari reruntuhan bangunan.
.