Disebut ‘Mother Of All Antioxidant’, Ini Dia Manfaat Glutathione Bagi Kesehatan

Disebut 'Mother Of All Antioxidant', Ini Dia Manfaat Glutathione Bagi Kesehatan

Informasi Terkini – Glutathione sering disebut sebagai the mother of all antioxidant yang bertugas melindungi setiap sel, jaringan, dan organ tubuh manusia dari kerusakan akibat radikal bebas, racun, dan berbagai jenis penyakit. Kandungan ini sebenarnya secara alami dapat diproduksi oleh tubuh, namun sayangnya seiring bertambahnya usia dan berbagai faktor lainnya kemampuan tubuh untuk memproduksinya pun akan menurun.

Tanpa glutathione, anti-oksidan seperti vitamin A, vitamin C, dan vitamin E tidak dapat bekerja dengan optimal. Hal ini lah yang membuat glutathione disebut sebagai master anti-oksidan. Di dalam industri kecantikan glutathione dikenal sebagai salah satu bahan yang diklaim mampu memutihkan dan mencerahkan warna kulit. Namun tak hanya itu, kandungan ini juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh yang mungkin belum pernah Anda ketahui. Simak apa saja manfaat glutathione bagi kesehatan berikut ini yuk!

1. Meredakan gejala-gejala penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson yang memiliki gejala seperti terjadinya pada tangan serta otot-otot yang terasa kaku ini disebabkan oleh adanya gangguan pada sistem saraf yang bisa memengaruhi kemampuan motorik pengidapnya. Terdapat sebuah penelitian yang menyatakan bahwa glutathione dapat membantu memberikan efek positif bagi orang yang mengalami tremor jika diberikan melalui suntikan langsung pada pembuluh darah. Penelitian tersebut juga menyebutkan, pemberian glutathione pada pasien yang mengalami Parkinson dapat mengurangi gejala-gejala yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut dan meningkatkan kualitas hidup pengidapnya.

2. Mengurangi kerusakan otak pada anak-anak berkebutuhan khusus

Menurut Medical News Today, anak-anak berkebutuhan khusus memproduksi glutathione lebih rendah daripada anak-anak biasa. Oleh karena itu, anak dengan autisme dapat mengalami kerusakan otak akibat adanya proses oksidatif yang tinggi pada sistem saraf mereka yang salah satunya bisa disebabkan karena kurangnya jumlah glutathione dalam tubuhnya. Tahun 2011 dilakukan sebuah studi yang menyatakan jika pemberian suplemen glutathione secara oral kepada anak berkebutuhan khusus dapat meningkatkan kadar cysteine, plasma sulfat, dan juga glutathione dalam darah. Hal tersebut dipercaya dapat mengurangi terjadinya kerusakan saraf otak pada anak-anak autisme.

3. Mencegah berbagi penyakit kronis

Radikal bebas yang diakibatkan polusi udara ataupun paparan zat kimia berbahaya bagi tubuh tidak hanya dapat menurunkan kualitas kecantikan kulit, namun juga dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti, rematik, diabetes, hingga kanker. Nah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya jika glutathione merupakan master of antioxidant, sehingga dengan mengkonsumsi suplemen atau makanan yang mengandung glutathione dapat menangkal berbagai efek buruk yang diakibatkan oleh radikal bebas, salah satunya adalah mencegah terjadinya berbagai penyakit kronis. Ada berbagai makanan yang dipercaya mengandung glutathione, di antaranya makanan yang tinggi protein dan rendah lemak, berbagai macam sayuran dan buah-buahan seperti, asparagus, bayam, kentang, wortel, pisang, melon, dan alpukat.

4. Memperlambat kerusakan sel pada penderita penyakit hati

Kekurangan glutathione bisa mempercepat proses kerusakan sel pada orang yang mengidap penyakit hati, seperti, hepatitis ataupun fatty liver yang diakibatkan oleh penyalahgunaan alkohol ataupun untuk orang-orang yang tidak meminum minuman beralkohol. Glutathione memiliki sifat anti-oksidan dan bisa membantu proses detoksifikasi yang dapat memperlambat terjadinya kerusakan sel. Beberapa penelitian pun membuktikan jika glutathione dapat meningkatkan kadar protein, enzim, dan bilirubin dalam darah pada para penderita penyakit hati kronis.