Fakta Menarik Tentang Lubang Hitam

Fakta Menarik Tentang Lubang Hitam

Informasi Terkini – Ada 3 Jenis Lubang Hitam
Setidaknya hingga sejauh ini telah ditemukan tiga jenis lubang hitam. Lubang hitam yang pertama bernama stellar dan merupakan yang terkecil dibandingkan dua lainnya. Lubang hitam stellar terbentuk ketika sebuah bintang yang berukuran lebih besar dari matahari kita mati. Meski ukurannya relatif kecil, namun obyek ini begitu padat. Bayangkan sebuah obyek yang berukuran satu kota besar di bumi namun memiliki massa tiga kali lipat lebih besar dari matahari, seperti itulah lubang hitam stellar. Ilmuwan meyakini bahwa ada ratusan juta lubang hitam seperti ini di galaksi kita.

Kedua, adalah lubang hitam miniatur. Ilmuwan memprediksi bahwa lubang hitam jenis ini terbentuk sesaat setelah terjadinya Big Bang, yang dipercaya menjadi awal mula terbentuknya alam semesta 13,7 miliar tahun yang lalu. Sampai sekarang belum ada yang mampu menemukan lubang hitam jenis ini.
Yang ketiga adalah lubang hitam super masif dan dipercaya sebagai lubang hitam terbesar saat ini. Belum ada penelitian yang menyebutkan secara persis bagaimana lubang hitam ini dapat terbentuk. Ukurannya mungkin sebesar matahari, namun dengan massa miliaran kali lipat dibanding matahari itu sendiri. Lokasinya berada tepat di jantung semua galaksi, termasuk galaksi kita Milky Way atau Bima Sakti.

Lubang hitam paling dekat dengan bumi
Karena obyek ini menyerap apapun yang ada di sekitarnya, termasuk cahaya, maka keberadaannya sulit terdeteksi. Namun, kajian terbaru menyebutkan bahwa ada satu lubang hitam yang paling dekat dengan bumi.

Fakta Menarik Tentang Lubang Hitam
Lubang hitam dekat dengan sebuah bintang, kredit: ESO
Berkode V616 Mon (A0620-00) yang terletak di rasi bintang Monoceros dan berjarak 3.000 tahun cahaya. Memiliki massa sekitar 13 kali matahari.

Jika jaraknya terlalu dekat, lubang hitam dapat membawa bencana
Seperti halnya ketika kamu mengamati binatang buas dari luar kandang, tak masalah jika kamu mengamati lubang hitam dari luar "kandangnya.” Dalam hal ini, kandang yang dimaksud bernama event horizon. Jika kamu masuk ke wilayah ini, kamu tak bisa kembali.

Kamu diperbolehkan mengamati lubang hitam di luar wilayah tersebut. Itupun kalau kamu merupakan seorang ilmuwan atau orang yang punya kepentingan untuk meneliti lubang ini. Makanya, meski mengerikan, mustahil bagi lubang hitam untuk menghisap semua benda yang ada di alam semesta.

Apa itu lubang hitam super masif
Meski tak ada kaitannya dengan ilmu astronomi, namun istilah lubang hitam super masif atau yang dalam istilah asingnya disebut Supermassive Black Hole, mulai akrab di telinga ketika salah satu band asal Inggris melantunkan lagu dengan judul yang sama. Seperti sudah dijelaskan di atas, bahwa para ilmuwan percaya kalau setiap galaksi memiliki satu lubang hitam super masif, termasuk galaksi kita.

Fakta Menarik Tentang Lubang Hitam

Lubang hitam super masif bernama Sagittarius A ini memiliki massa empat juga kali lebih besar dari matahari. Kendati lubang hitam ini, yang berjarak hampir 30.000 tahun cahaya, sekarang tengah tidak aktif. Namun mereka percaya bahwa dua juta tahun silam, lubang hitam ini pernah meledak, dan ledakannya dapat terlihat dari planet bumi.

Apa yang akan terjadi jika manusia terhisap
Pertanyaan di atas merupakan salah satu yang paling menarik dan sering dilontarkan. Lalu bagaimana penjelasannya? Katakanlah, kamu terhisap oleh lubang hitam seukuran bumi. Jika itu terjadi, tubuh kamu akan terlihat seperti pasta gigi yang mencuat dari wadahnya, memanjang dan meregang. Seorang ahli astronomi asal Inggris, Sir Martin Rees, menyebut fenomena ini dengan nama "Spaghettification.”

Jika kamu masih hidup ketika terhisap ke dalamnya, kamu akan mengalami pembengkokan ruang-waktu dan kamu dapat menyaksikan segala hal yang terhisap ke dalam lubang tersebut sebelum dan sesudah terhisapnya kamu. Ini artinya, kamu akan dapat menyaksikan seluruh asal usul alam semesta, mulai dari Big Bang hingga akhir riwayat alam semesta itu sendiri.

Lubang hitam dapat memperlambat waktu
Untuk memahami hal ini, bayangkanlah dua manusia kembar. Satu dari mereka menetap di bumi, sedangkan satu lainnya terbang ke angkasa raya dengan kecepatan cahaya, hingga di suatu titik berhenti, dan kemudian berputar arah kembali ke bumi. Si kembar yang bepergian ke angkasa akan berusia jauh lebih muda dibandingkan si kembar yang tetap tinggal di bumi. Sebab, semakin cepat kamu bergerak, semakin lambat waktu dari perspektif kamu.

Ketika kamu sampai di event horizon, kamu bergerak dengan kecepatan sangat tinggi akibat gaya gravitasi yang kuat dari lubang hitam, di saat itulah waktu dari perspektif kamu akan melambat. Jika masih bingung, cobalah menonton film keluaran 2014, Interstellar, garapan Christoper Nolan.

Lubang hitam bukanlah obyek abadi
Meski lubang hitam memiliki kekuatan yang maha dahsyat, namun ternyata seiring berjalannya waktu obyek ini bisa lenyap. Penemuan mengejutkan ini diprediksi pertama kali oleh fisikawan Stephen Hawking pada 1974. Sesuai namanya, fenomena ini dinamakan radiasi Hawking.

Radiasi Hawking memecah massa lubang hitam ke ruang angkasa di sekitarnya sepanjang waktu hingga tak ada energi yang tersisa dari lubang hitam itu sendiri. Radiasi Hawking juga dikenal dengan nama penguapan lubang hitam.

Itulah beberapa hal dan fakta luar biasa dari lubang hitam. Entah sampai kapan misteri lubang hitam ini dapat terungkap. Mungkin semua rahasia obyek ini beserta alam semesta secara keseluruhan sedikit demi sedikit baru akan terkuak seiring dengan semakin canggihnya teknologi yang dikembangkan oleh umat manusia.