Faktanya, Baik Nanas Maupun Soda Sama-sama Aman Dikonsumsi Saat Hamil. Namun……

Faktanya, Baik Nanas Maupun Soda Sama-sama Aman Dikonsumsi Saat Hamil. Namun......

Informasi Terkini – Faktanya, baik nanas maupun soda sama-sama aman dikonsumsi saat hamil. Namun, yang perlu diperhatikan sebenarnya adalah porsinya. Selama tidak berlebihan, nanas dan soda tetap bisa dikonsumsi tanpa menimbulkan efek samping, baik untuk ibu maupun janin. Masalah baru akan muncul jika ibu mengonsumsinya dalam porsi yang terlalu besar.

Nanas mengandung senyawa yang dinamakan bromelain. Bromelain adalah enzim yang bekerja dengan memecah protein di dalam tubuh. Dikarenakan janin yang baru tumbuh mengandung sel protein sederhana, maka kandungan bromelain di dalam nanas diduga bisa menyebabkan perdarahan dan keguguran.

Dugaan ini tidak sepenuhnya salah. Pasalnya, tablet bromelain memang tidak direkomendasikan untuk diminum saat hamil karena bisa memecah protein di dalam tubuh dan menyebabkan perdarahan.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa satu hingga dua porsi nanas dalam seminggu tidak akan berpengaruh buruk pada kehamilan Anda. Kecuali jika Anda mengonsumsi 7 hingga 10 buah nanas segar sekaligus.

Begitu pun dengan soda, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa soda bisa menyebabkan keguguran. Namun, bukan berarti Anda bebas mengonsumsi soda sesuka hati saat hamil. Soda mengandung pemanis buatan seperti aspartam yang bisa berdampak buruk pada tumbuh kembang janin. Selain itu, soda juga mengandung berbagai zat yang bisa berdampak kurang baik pada janin seperti kafein, asam karbonat, dan zat aditif lainnya.

Menurt dr. David Elmer, seorang dokter kandungan di Nantucket Cottage Hospital di Massachusetts, Amerika Serikat, aspartam bisa menyebabkan cacat lahir. Namun, hal ini hanya terjadi jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan. Oleh karena itu, Elmer menyatakan Anda tetap bisa minum soda sesekali karena tidak akan memberikan pengaruh buruk untuk tumbuh kembang janin.

Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa minum soda dan makan nanas saat hamil secara berbarengan tidak menyebabkan keguguran. Apalagi jika Anda mengonsumsinya sesekali saja dan dalam porsi yang tidak terlalu banyak.