Frekuensi Keramas Tiap Jenis Rambut Itu Berbeda, Apa Benar?

Frekuensi Keramas Tiap Jenis Rambut Itu Berbeda, Apa Benar?

Informasi Terkini – Beda halnya dengan menyikat gigi atau mencuci wajah, tidak pernah ada aturan baku tentang jadwal keramas. Frekuensi keramas sendiri benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan tiap individu. Ada yang merasa perlu keramas setiap hari karena risi dengan kulit kepala yang mudah berminyak dan rambut lepek. Namun, ada pula yang merasa cukup dengan keramas dua kali dalam seminggu karena rambutnya tidak mudah bermasalah. Sayangnya, tidak adanya aturan baku mengenai keramas justru dapat membuat seseorang terjebak dalam permasalahan rambut.
Well,jika Anda ingin tahu frekuensi keramas yang tepat dan sesuai dengan kondisi rambut, simak langsung pendapat dari para pakar rambut melalui artikel di bawah ini, ya!

1. Rambut atau kulit kepala berminyak

Selain gatal, kondisi kulit kepala yang berminyak juga kerap kali membuat rambut jadi mudah lepek. Hal tersebut pun semakin diperparah jika Anda sering terpapar debu, polusi, dan juga sinar matahari. Dengan kondisi kulit kepala yang berminyak dan aktivitas outdoor yang tinggi, jangan heran jika Anda kerap merasa ingin keramas setiap harinya. Padahal, intensitas keramas yang tinggi pada kulit kepala yang berminyak sangat tidak dianjurkan, lho!

Dikutip dari Business Insider, seorang pakar bernama dr. Lynne J. Goldberg, MD mengungkapkan bahwa terlalu sering keramas justru dapat mengikis minyak alami rambut dan membuat kulit kepala semakin berminyak. Sebagai solusinya, ia menyarankan para pemilik rambut dan kulit kepala berminyak untuk melakukan keramas tidak lebih dari empat kali dalam seminggu. Tetap gunakan conditioner untuk memastikan rambut tidak mengalami dehidrasi. Jika ingin meminimalisir terjadinya rambut lepek terlalu cepat, Anda juga bisa mengandalkan dry shampoo, lho!

2. Rambut rusak atau kulit kepala kering

Khawatir kebiasaan keramas dapat menyebabkan rambut jadi semakin kering? Menurut hair expert bernama Craig Taylor, rambut kering setidaknya harus dicuci maksimal dua kali dalam seminggu dengan sampo atau kondisioner yang tinggi akan hidrasi, salah satunya Dancoly Helichrysum Revitalizing Conditioner. Produk ini mengandung esens Helychrysum yang dapat menembus batang rambut untuk memperbaiki kondisi yang kering dan rusak. Selain itu, lengkapi pula rutinitas perawatan rambut Anda dengan penggunaan vitamin, hair oil, dan juga hair mask untuk menjaga kelembapan dan kelembutan rambut, ya!

3. Rambut yang diwarnai

Tren mewarnai rambut juga harus diikuti dengan perawatan ekstra agar terhindar dari masalah kekeringan dan mudah patah. Sejalan dengan hal tersebut, colorist ternama Jake Wanstall dari Jo Hansford juga menyatakan bahwa rambut yang diwarnai cenderung lebih kering dari rambut biasa. Untuk itu, ia menganjutkan untuk tidak keramas lebih dari tiga kali dalam seminggu. Menurutnya, Anda juga perlu memberikan sedikit jeda antara jadwal keramas satu dengan yang lainnya jika ingin rambut yang diwarnai tetap berkilau. Jika cara tersebut sudah dilakukan, pastikan Anda tak lupa untuk melengkapi perawatan rambut dengan menggunakan produk hair care yang ditujukan khusus untuk rambur diwarnai, ya!