Hal Yang Sebaiknya Anda Lakukan Saat Sahabat Menjauh Secara Tiba-Tiba

Hal Yang Sebaiknya Anda Lakukan Saat Sahabat Menjauh Secara Tiba-Tiba

Informasi Terkini – 1. Cari tahu sambil tetap berpikiran positif

Sebelum mengambil langkah apapun, sebaiknya perhatikan dulu situasi yang sebenarnya sedang Anda hadapi saat ini. Apakah benar sahabat menjauh karena sebal dengan Anda atau ia kebetulan tengah disibukkan dengan kerjaan di kantor barunya? Alih-alih berpikiran buruk, cobalah untuk tetap positive thinking! Bisa jadi, sahabat Anda sebenarnya sedang melakukan social media detox. Selain itu, mungkin saja kan dia tidak menghubungi Anda karena handphone-nya sedang bermasalah?

Nah, jika Anda sudah coba mencari tahu dan mengontaknya melalui berbagai media lain namun hasilnya tetap nihil, maka tak ada salahnya untuk bertanya pada keluarga terdekatnya. Siapa tahu, mereka dapat memberik kabar tentang keberadaan sahabat yang selama ini Anda cari.

2. Pastikan apakah ia hanya menjauhi Anda

Jika ternyata sahabat hanya memutus komunikasi dengan Anda, maka besar kemungkinan alasan ia melakukan ghosting adalah karena sesuatu yang telah Anda perbuat. Namun, apabila Anda tahu kalau ternyata sahabat juga memutus kontak dengan teman-teman yang lainnya, tak menutup kemungkinan kalau dia sedang melewati situasi sulit, sehingga lebih memutuskan untuk menjauh. Jika sudah demikian, biarkan saja dia menyendiri, deh! Mungkin, dia memang butuh waktu untuk menyelesaikan apa yang sedang dihadapi.

3. Persiapkan diri

Situasi manapun yang Anda hadapi (ia hanya menjauhi Anda atau ia menjauhi semua temannya), Anda tetap perlu mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk. Pasalnya, bukan tak mungkin setelah menjauh, teman Anda tak akan pernah kembali lagi dan hanya menjadi orang asing.

Iya, Anda memang perlu untuk memikirkan kemungkinan kesalahan apa yang Anda perbuat hingga ia menjauh, namun di lain sisi, hindari ‘menyiksa diri’ dengan menyalahkan diri Anda dengan mencari kesalahan terus menerus. Jika Anda sudah mengetahui apa penyebab sahabat menjauh atau ingin menanyakan apa alasan ia menjauh, persiapkan diri juga untuk menhadapi konfrontasi yang mungkin akan terjadi.

4. Tanyakan langsung

Saat sahabat menjauh secara tiba-tiba, Anda mungkin akan merasa bingung, kesal, dan juga sedih. Namun, hindari menegurnya dengan cara yang kasar. Jika Anda memutuskan untuk langsung mengkonfrontasinya dalam keadaan emosional, tentu hasilnya tidak akan kondusif. Yang ada, bisa malah membuat teman Anda jadi semakin menjauh. Oleh karena itu, pikirkan baik-baik apa yang ingin Anda katakan pada sahabat. Selain itu, usahakan untuk mencari waktu bicara empat mata demi menghindari kesalahpahaman yang dapat terjadi jika Anda berkomunikasi melalui chat.

Jika teman yang menjauh sama sekali tidak membalas saat dihubungi namun Anda tetap berharap ia akan kembali menjadi teman dekat, Psikolog Andrea Bonior menyarankan agar Anda mengirimkan pesan yang kurang lebih berbunyi, “I know I don’t hear much from you lately. I hope it is not due to something I did; I trust that you will tell me if so. If you are just going in a different direction these days, and though I miss you, I understand and wish you the best.”

5. Terima dan move on

Well, sebagaimana jika Anda kehilangan seorang pacar, apabila ternyata sahabat memutuskan untuk benar-benar menjauh, langkah terakhir yang bisa Anda lakukan adalah menerimanya dan mencoba untuk move on. Mungkin, sebelum benar-benar bisa menerimanya Anda akan melewati fase bersedih terlebih dahulu. Itu pun wajar, kok! Namun, pada akhirnya memang tidak semua hubungan pasti akan berakhir dengan baik, kan? Alih-alih terus bersedih, cobalah untuk menyibukkan diri dengan kegiatan yang positif saja, ya!