Hati-Hati, Pengering Tangan Di Kamar Mandi Ternyata Menjadi Sumber Bakteri, Lho!

Hati-Hati, Pengering Tangan Di Kamar Mandi Ternyata Menjadi Sumber Bakteri, Lho!

Informasi Terkini – Kalau mendengar nama bakteri, apa yang pertama terpikirkan oleh Anda? Mungkin segala sesuatu yang berhubungan dengan jorok dan kotoran. Padahal, yang namanya bakteri tak melulu ada di tempat yang kotor, lho! Ada beberapa tempat yang tak Anda sangka-sangka penuh dengan bakteri, salah satunya alat pengering tangan di kamar mandi! Yuk, simak penjelasannya di sini!

1. Penemuan Mengejutkan yang Bermula dari Tugas Universitas

Walau kamar mandi memang identik dengan tempat yang relatif kotor, namun area wastafel dan pengering tangan kerap dianggap sebagai area yang bersih. Bagaimanapun juga, kita pasti mencuci tangan di situ. Anggapan ini terbantahkan saat kelas yang diikuti profesor mikrobiologi Nichole Ward ditugaskan untuk melihat pertumbuhan bakteri di berbagai tempat.

Bagian dalam pengering tangan kamar mandi umum adalah tempat yang dipilih Nichole. Setelah meletakkan wadah percobaan selama 3 menit, Nichole pun menunggu beberapa hari untuk bakteri tumbuh dari wadah tersebut. Saat ia mengumpulkan tugasnya, Nichole terkejut karena wadah percobaan miliknya memiliki paling banyak bakteri tumbuh ketimbang teman-teman sekelasnya. Kaget dengan penemuannya, Nichole pun mengunggah foto bakteri tersebut ke Facebook dan dalam waktu singkat post tersebut telah dibagikan lebih dari 560.000 kali.

Selain Nichole, para peneliti di University of Connecticut juga melakukan penelitian dengan meletakkan wadah percobaan di pengering tangan kamar mandi sekitar kampus. Apa hasilnya? Wadah-wadah percobaan yang diletakkan pada kamar mandi tanpa pengering tangan memiliki 1 koloni bakteri, sedangkan wadah percobaan yang diletakkan pada kamar mandi dengan paparan udara pengering tangan selama 30 detik memiliki 18-60 koloni bakteri per wadah.

2. Asal Muasal Bakteri di Pengering Tangan Kamar Mandi

Peneliti dari University of Connecticut juga mengecek apakah bakteri tersebut datang dari mesin pengering tangan. Nyatanya, tidak ditemukan banyak bakteri pada mesin pengering tangan, yang artinya bakteri tersebut datang dari udara kamar mandi. Jika Anda belum tahu, setiap kali seseorang menyiram toilet tanpa menutupnya terlebih dahulu, kotoran dari toilet dan bakteri dapat ter-aeorosolisasi alias tersemprot ke udara setinggi 4,5 meter dalam bentuk butiran halus.

Well, versi simpelnya, aerosolisasi tadi menyerupai face spray, hanya saja dari toilet dan menyemprotkan kotoran plus bakteri. Nah, ‘semprotan’ kotoran ini dapat tersedot oleh pengering tangan dan tertiup ke tangan tiap kali Anda menggunakan pengering tangan.

3. Perlukah Anda Berhenti Menggunakan Pengering Tangan?

Sebelum Anda memutuskan untuk jauh-jauh dari pengering tangan, perlu Anda ketahui kalau bakteri yang ditemukan pada wadah percobaan tergolong tidak berbahaya dan mengancam kesehatan orang yang sehat, sehingga aman untuk digunakan

Meski tergolong aman, penggunaan pengering tangan tetap kurang dianjurkan untuk mereka yang memiliki sistem imun lemah, seperti orang lanjut usia atau pengidap penyakit berat. Apabila Anda khawatir dengan adanya bakteri dari pengering tangan, Anda bisa menggunakan kertas tisu sebagai alternatif untuk mengeringkan tangan, ya!