Hati-hati, Tidur Memakai Lensa Kontak Semalaman Dapat Melukai Mata Anda

Hati-hati, Tidur Memakai Lensa Kontak Semalaman Dapat Melukai Mata Anda

Informasi Terkini – Walaupun sekarang ini sudah ada jenis kontak lensa yang dapat digunakan selama berhari-hari (termasuk saat tidur), tapi sebagian besar dokter mata tetap mengharuskan Anda untuk melepasnya sebelum tidur. Berbagai bahaya tidur memakai lensa kontak adalah:

1. Mata merah (konjungtivitis)
Jangan heran jika mata Anda merah di pagi harinya setelah semalaman tidur memakai lensa kontak. Mata merah alias konjungtivitis adalah salah satu masalah mata yang paling sering dialami oleh pemakai lensa kontak. Pasalnya, lensa kontak dapat merangsang bakteri masuk hingga menyebabkan infeksi pada konjungtiva mata (lapisan tipis yang melapisi area putih mata).

Dokter biasanya akan memberikan obat tetes mata yang mengandung antibiotik untuk meringankan gejalanya. Anda mungkin juga dianjurkan untuk berhenti memakai lensa kontak untuk sementara waktu, setidaknya sampai infeksi matanya berkurang.

2. Mata jadi sensitif
Kornea mata membutuhkan oksigen untuk menjaga kelembapan dan mencegah infeksi pada mata.

Namun, kebiasaan tidur memakai lensa kontak semalaman justru dapat memblokir oksigen menuju kornea mata dan membuatnya jadi sensitif, seperti yang disampaikan oleh Dr. Rebecca Taylor, M.D, seorang dokter mata Hati-hati, tidur memakai lensa kontak semalaman dapat melukai mata Anda.

sekaligus juru bicara American Academy of Ophthalmology (AAO), kepada Huffington Post.

Akibatnya, kondisi ini dapat memicu pertumbuhan pembuluh darah baru di kornea dan menyebabkan peradangan. Dampak fatalnya, Anda mungkin tidak bisa lagi memakai lensa kontak meskipun hal ini sudah diobati hingga tuntas.

3. Mata merah akut
Orang yang punya kebiasaan tidur memakai lensa kontak dapat mengalami CLARE atau Contact Lens Acute Red Eye. CLARE adalah infeksi mata merah akut akibat menumpuknya racun yang diproduksi oleh bakteri pada mata. Hal ini mengakibatkan sakit mata, mata merah, dan sensitif dengan cahaya.

4. Ulcer atau luka pada mata
Bahaya kelamaan memakai lensa kontak, terlebih saat tidur, ternyata bukan hanya sekedar menyebabkan mata merah saja. Gesekan antara lensa kontak dengan permukaan mata dapat melukai mata dan rentan terinfeksi oleh bakteri atau parasit.

Masuknya bakteri acanthamoeba, misalnya, dapat menyebabkan ulkus atau luka terbuka pada lapisan kornea. Jika tidak segera diobati, hal ini dapat meningkatkan risiko kebutaan permanen, bahkan sampai membutuhkan operasi cangkok kornea untuk mengobatinya.

Gejala awal luka pada mata meliputi mata merah, pandangan kabur, dan sakit mata. Bila Anda mengalaminya, segera konsultasikan ke dokter mata terdekat untuk mencegahnya semakin parah.

5. Benjolan pada mata
Giant papillary conjunctivities (GPC) adalah kondisi yang umum ditemukan pada orang yang memiliki kebiasaan tidur memakai lensa kontak. Hal ini ditandai dengan munculnya benjolan di dalam kelopak mata bagian atas dan membuat Anda tidak bisa lagi memakai lensa kontak.