Hilangkan Tahi Lalat Dengan Bahan Alami Berikut

Tahi lalat merupakan nama unik yang sudah dikenal sejak zaman dahulu. Terkadang, sebutan ini pun menjadi penasaran, apakah benar itu merupakan ‘tahi lalat’ asli?

Ternyata bukan. Tahi lalat merupakan sebutan pada kulit yang tumbuh karena adanya perbedaan warna pigmentasi. Biasanya berwarna cokelat kehitaman yang juga memiliki bentuk beragam.

Tumbuhnya tahi lalat ini pun berbeda-beda pada setiap orang. Namun, rata-ratanya ada lebih dari 40 tahi lalat yang bisa tumbuh serta letaknya pun tidak sama, umumnya menyebar di seluruh bagian tubuh.

Uniknya, tempat tumbuhnya tahi lalat ini sering menjadikan persepsi unik sehingga lama kelamaan menjadi mitos yang cukup dipercayai banyak orang. Misalnya saja, orang yang punya tahi lalat di sekitar pipi/bibir memiliki senyuman manis. Wah, benarkah begitu?

Akan tetapi, tumbuhnya tahi lalat ini sering menjadikan seseorang kurang percaya diri. Apalagi kalau tumbuhnya tidak pada tempat yang tepat dengan ukuran yang besar. Selain itu, ada juga jenis tahi lalat yang bisa berubah warna, bentuk, dan ukurannya. Hal ini bisa mengindikasikan kanker kulit. Seram juga ya!

Oleh karena itu, banyak orang pun yang memiliki masalah demikian rela melakukan treatment yang banyak biaya untuk menghilangkan tahi lalat tersebut. Eits, tapi tunggu dulu. Sebelum memutuskan untuk ke dokter, kamu bisa menggunakan beberapa bahan alami berikut ini untuk menghilangkan tahi lalat secara perlahan.

– Cuka apel

Cara menggunakannya adalah dengan melarutkan 2 sdm cuka apel dalam semangkuk air. Lalu, rendam kapas ke dalamnya. Ambil kapas yang telah direndam dan kompreskan selama 20 menit pada tahi lalat yang ingin dihilangkan. Setelah itu, bilas bagian tersebut dengan air dingin dan kompres dengan es batu.

– Minyak jarak

Gunakan minyak jarak untuk tahi lalat dengan cara mencampurkan 1:1 castrol oil dengan baking soda. Lalu, aplikasikan pada tahi lalat dan bawa semalaman. Di esok harinya, bilas menggunakan air bersih.

– Bawang putih

Sebelumnya, haluskan bawang putih dan tempelkan pada area tahi lalat. Lakukan ini berulang kali agar kandungan sulfur didalamnya mampu membuat tahi lalat perlahan menghilang.

– Delima dan jeruk nipis

Haluskan delima yang sudah ranum/agak matang dan campurkan dengan perasan jeruk nipis. Jadikan masker pada kulit yang tumbuh dengan tahi lalat tersebut dan biarkan semalaman.

– Lidah buaya

Oleskan gel lidah buaya pada area tahi lalat yang ingin dihilangkan. Diamkan selama 2-3 jam.

Karena perawatan dengan bahan alami tidak akan menampakkan hasil secara instan makan perlu dilakukan berulang kali secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Jika kamu merasa tahi lalat itu tumbuh, segera periksakan ke dokter dan memastikannya bukan kanker kulit.