Ini Dia Jenis Jenis Minyak Esensial Yang Tidak Aman Dipakai Untuk Ibu Hamil

Ini Dia Jenis Jenis Minyak Esensial Yang Tidak Aman Dipakai Untuk Ibu Hamil

Informasi Terkini – Ketika hamil, hindari penggunaan jenis minyak, seperti:

Pala, memiliki efek halusinogen dan bereaksi dengan obat penghilang rasa sakit dalam persalinan
Rosemary, dianggap sebagai pemicu tekanan darah dan kontraksi
Basil, diduga membantu perkembangan sel abnormal
Melati dan clary sage, dapat memicu kontraksi
Sage dan mawar, dapat menyebabkan perdarahan di dalam uterus (rahim)
Juniper berry, dapat mempengaruhi fungsi ginjal
Minyak laurel, angelica, thyme, jintan, adas manis, serai dan daun kayu manis juga harus dihindari karena dapat merangsang kontraksi.

Masih ada kesimpangsiuran mengenai keamanan minyak lavender bagi ibu hamil. Lavender dapat digunakan pada wanita untuk merangsang haid agar teratur. Memang penggunaan minyak lavender ketika hamil belum tentu meningkatkan risiko keguguran. Namun untuk menghindari segala kemungkinan, sebaiknya Anda menunggu sampai usia kandungan menginjak trimester kedua sebelum menggunakan minyak ini.

Clary sage dapat digunakan untuk merangsang kontraksi pada ibu yang persalinannya telat. Namun, perawatan ini hanya boleh dilakukan oleh bidan ahli karena penggunaan minyak yang berlebihan dapat membuat kontraksi terlalu kuat.

Beberapa kondisi medis melarang ibu hamil untuk menggunakan minyak esensial dalam jenis apapun. Hindari penggunaan minyak esensial apabila Anda memiliki:

Riwayat keguguran
Pendarahan vagina pada masa kehamilan
Epilepsi
Gangguan jantung
Diabetes, pembekuan darah, atau penyakit tiroid, hati atau ginjal
Pastikan Anda selalu berkonsultasi dengan dokter atau bidan sebelum menggunakan minyak esensial.