Jangan Salah, Beda Ketinggian Bantal Tidur Yang Anda Pakai Beda Pula Efeknya Bagi Kenyamanan Anda

Jangan Salah, Beda Ketinggian Bantal Tidur Yang Anda Pakai Beda Pula Efeknya Bagi Kenyamanan Anda

Informasi Terkini – Anda juga harus teliti dalam memilih bantal tidur. Salah bantal tidak hanya membuat tidur jadi tidak nyenyak, namun juga bisa menimbulkan sakit leher dan tulang belakang — sensasi menyebalkan yang mungkin sudah tak asing lagi bagi Anda. Lantas, lebih baik tidur pakai bantal tinggi nan empuk atau yang tipis dan rendah? Jangan salah, beda ketinggian bantal tidur yang Anda pakai beda pula efeknya bagi kenyamanan Anda. Bantal tidur yang terlalu tinggi dapat membuat leher Anda terlalu condong ke depan menyebabkan ketegangan otot di bagian leher belakang dan bahu. Akibatnya, ini membuat leher terasa kaku dan sulit digerakkan ketika bangun tidur.

Bantal tinggi juga bisa membuat Anda lebih sulit bernapas bebas karena leher yang "terlipat” saat tidur dapat menyempitkan saluran pernapasan. Terhalangnya jalur napas ini menyebabkan Anda lebih rentan ngorok, yang pada akhirnya membuat tidur jadi tidak nyaman dan nyenyak.

Sebaliknya, bantal yang terlalu rendah dan tipis juga tidak baik karena tidak memberikan cukup dukungan pada tulang leher. Pasalnya, bantal yang terlalu rendah menyebabkan Anda cenderung berbaring mendongak sehingga otot leher yang tertarik ke bawah bisa mengakibatkan nyeri leher.

Hasil dari sebuah penelitian kecil menemukan bahwa bantal tidur dengan ketinggian sekitar 10 cm dapat memberikan kenyamanan dan dukungan yang pas terhadap keselarasan otot leher dan tulang belakang. Namun, seringkali pemilihan jenis bantal terbaik juga tergantung pada posisi tidur Anda.Anda bisa menguji kelayakan bantal tidur yang Anda gunakan sehari-hari dengan melipatnya menjadi dua. Jika bantal tidur tersebut tidak kembali ke posisi semula, sudah saat Anda harus ganti bantal baru.