Janin Bisa Simpan Memori Dengan Baik

Janin Bisa Simpan Memori Dengan Baik

Informasi Terkini – Janin di dalam kandungan ternyata juga memiliki memori. hal ini diketahui dari teori pikiran yang mengungkapkan bahwa sejak pertama janin berada di perut ibu, ia mampu menyimpan memori yang dirasakan oleh ibu. Tak tanggung-tanggung, ia mampu menyimpannya itu dengan baik dan dapat diingat hingga ia sudah menjadi seorang manusia.
Hingga usia janin 6 bulan, janin bis amenyimpan memori di kala yang dirasakan ibu. Saat itu orangtua sering bertengkar, berkata negatif, dan lain sebagainya, si janin bisa merasakan dan mengingat hal tersebut dalam memorinya. Bahkan, ketika ia lahir ia bisa mengingatnya hingga sepanjang hidupnya.
Seperti yang terjadi pada salah seorang bernama Boy. Anak ini diangkat ke keluarga yang lebih kaya karena keluarga kandungnya memiliki kekurangan dalam merawatnya dan membesarkannya hingga memberikannya pendidikan. Sejak dalam kandungan, Boy sudah dirawat oleh keluarga angkatnya hingga kini.
Namun, beberapa saat setelah diangkat ke orangtua baru, ia menjadi lebih agresif dan mudah marah. Setelah menjalani pemeriksaan di hipnoterapi dikatakan bahwa Boy ternyata memiliki rasa dibuang, tidak dianggap dan beberapa lainnya oleh orangtua kandungnya jauh di pikiran bawah sadarnya.
Dan syukurlah ada kabar baiknya bahwa emosi-emosi negatif yang ada di pikiran bawah sadar seperti yang dialami Boy bisa diselesaikan dengan bantuan hipnoterapi dan anak bisa menjalani kehidupannya yang nyaman dan damai.