Kebiasaan Sehari-hari Yang Dapat Memperburuk Kesehatan Jantung Anda

Kebiasaan Sehari-hari Yang Dapat Memperburuk Kesehatan Jantung Anda

Informasi Terkini – Mengonsumsi makanan sehat dan rajin berolahraga secara rutin merupakan hal yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung. Selain dua kegiatan tadi, ada juga beberapa hal yang yang diketahui bisa membuat kesehatan jantung terganggu, seperti penyakit diabetes, obesitas, hingga tingkat kolestrol yang tinggi. Namun, tahukah Anda? Di samping penyakit berat, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang tergolong ringan dan tanpa disadari dapat memperburuk kesehatan jantung. Apa saja?

1. Duduk Sepanjang Hari

Dibandingkan dengan yang memiliki gaya hidup aktif, seseorang yang jarang bergerak dan menghabiskan waktu dengan duduk selama lebih dari 5 jam tiap harinya, memilki risiko menderita penyakit jantung yang lebih tinggi. Jika kegiatan sehari-hari membuat Anda harus beraktivitas sambil duduk, hati-hati kebiasaan ini dapat memperburuk kesehatan jantung. Tubuh Anda perlu bergerak aktif sepanjang hari, meskipun pergerakan ini hanya bersifat sebagai aktivitas minor saja. Untuk Anda yang memiliki pekerjaan kantoran, sempatkan untuk berjalan-jalan sebentar setiap satu jam sekali agar sirkulasi darah berjalan dengan baik.

2. Stres Berlebihan

Pikiran juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh kita. Saat merasa stres, tubuh akan terpacu untuk melepaskan adrenalin. Hormon ini akan memengaruhi fungsi tubuh secara sementara, seperti detak jantung dan tekanan darah yang meningkat. Hal sini sebenarnya normal saja jika hanya terjadi beberapa kali. Namun, jika berlangsung secara terus menerus, Anda bisa mengalami kerusakan pada pembuluh darah pada jantung sehingga meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung atau stroke.

3. Tidak Rutin Melakukan Flossing

Meskipun kelihatannya tidak berhubungan, ternyata kesehatan mulut memiliki hubungan dengan kesehatan jantung. Ada beberapa teori yang menjelaskan mengenai keterkaitan dua bagian tubuh ini. Pertama, jarang flossing bisa menyebabkan terjadinya penyakit gusi. Saat menderita penyakit gusi, inflamasi pada tubuh akan meningkat. Hal ini dapat menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko penyakit jantung. Selain itu, luka pada gusi juga dapat menjadi jalan masuk bagi bakteri yang berkontribusi terhadap penumpukkan lemak pada jantung.

4. Sering Mengisolasi Diri

Meskipun terlahir sebagai makhluk sosial, manusia tetap membutuhkan waktu untuk menyendiri. Namun, jika dilakukan terlalu sering hingga seperti mengisolasi diri, hal ini dapat memperburuk kesehatan jantung Anda. Ada sebuah studi yang dipublikasikan pada jurnal Heart, yang menyatakan bahwa hubungan sosial yang buruk bisa meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 29%. Risiko ini hampir sama dengan kebiasaan merokok sebanyak 15 batang per hari.

5. Menghirup Asap Rokok

Kalau merokok sih sudah terkenal sebagai salah satu penyebab utama penyakit jantung. Namun, risiko ini ternyata tidak hanya mengintai perokok aktif, tetapi juga perokok pasif. Bahkan, asap bekas yang kira hirup dari perokok aktif dapat lebih berbahaya dibandingkan dengan asap yang langsung dihirup dari rokok. Asap rokok memicu terjadinya pembekuan darah yang dapat menghambat aliran darah menuju jantung, serta berkontribusi juga terhadap penumpukan plak pada arteri.