Kenali Jerawat T-Zone dan Cara Mengatasinya

T-zone kerap disebut untuk memberikan istilah pada area wajah bagian dahi, hidung, dan dagu. Hal ini dikarenakan bagian wajah tersebut secara vertikal membentuk huruf T. Selain itu, area wajah tersebut sering disamakan karena memiliki produksi kelenjar minyak yang lebih banyak dibandingkan area kulit lainnya.

Karena produksi minyak yang terlalu banyak, membuat area t-zone sering mengalami berbagai masalah kulit. Mulai dari komedo hingga munculnya jerawat. Hal ini umumnya terjadi karena produksi minyak berlebihan terhalangi oleh sel kulit mati sehingga memicu penyumbatan pada pori-pori kulit.

Pori-pori kulit yang tersumbat akan mengalami perubahan bentuk menjadi lebih lebar. Itulah yang menjadi ruang untuk keluar masuknya kuman dan bakteri sehingga menyebabkan jerawat tumbuh di area t-zone.

Namun tak hanya itu, terdapat beberapa kebiasaan lain yang menjadi penyebab minyak berlebih dan menyebabkan jerawat di t-zone. Seperti konsumsi gula dan lemak, pikiran terlalu stres, perubahan hormon, dan kurang merawat dan membersihkan wajah.

Umumnya jerawat yang muncul di t-zone adalah jerawat non-inflamasi dan jerawat inflamasi. Biasanya jerawat non-inflamasi berupa komedo, dan jerawat inflamasi berupa papula, pustula dan nodul.

Komedo atau jerawat non-inflamasi yang sering muncul yaitu blackhead dan whitehead. Kedua jenis komedo ini terjadi akibat adanya penyumbatan pori-pori kulit sehingga sel kulit mati dan minyak menumpuk di bawahnya dan timbul benjolan. Biasanya komedo berubah warna menjadi hitam karena telah teroksidasi oleh paparan sinar matahari.

Sementara jerawat inflamasi pada area t-zone yang sering muncul setidaknya ada 3 macam, yaitu papula, pustula, dan nodul. Jerawat papula bentuknya seperti benjolan kemerahan yang padat tetapi tidak bernanah. Jerawat pustula berbentuk benjolan yang di ujungnya terdapat titik putih dengan ukuran yang sedikit besar. Sedangkan jerawat nodul adalah jerawat yang berbentuk benjolan besar dan ketika disentuh akan terasa nyeri atau sakit.

Jika kamu mengalami masalah jerawat di t-zone segera ambil tindakan untuk menyembuhkan. Ikuti beberapa tipsnya berikut ini.

1. Membersihkan kulit wajah dengan facial wash yang mengandung salicylic acid atau tea tree.
2. Gunakan pelembap khusus berminyak atau berjerawat untuk mengontrol produksi minyak di wajah.
3. Mengeksfoliasi kulit untuk menghilangkan kotoran yang tersumbat. Lakukan setiap 1-2 kali seminggu saja.
4. Pakai masker mingguan yang berbentuk clay mask karena mampu memberikan manfaat untuk mengontrol minyak berlebih.
5. Untuk mempercepat penyembuhan jerawat, pakai acne spot treatment di malam hari. Pilih yang mengandung benzoil peroksida, retinol atau salicylic acid.