Kegiatan Menulis Ternyata Dapat Melepaskan Stres, Lho!

Kegiatan Menulis Ternyata Dapat Melepaskan Stres, Lho!

Informasi Terkini – 1. Menulis surat

Sudah menonton film Netflix To All The Boys I’ve Loved Before? Karakter utama film tersebut, Lara Jean, selalu menulis surat untuk menuangkan perasaannya yang tak tersampaikan pada sang gebetan (well, walaupun sebenarnya tak pernah ia kirimkan). Tanpa disadari, cara ini sebenarnya bisa juga Anda tiru untuk membantu melepaskan stres. Anda bisa menulis surat untuk diri Anda sendiri, untuk orang yang membuat Anda kesal, atau siapa saja yang Anda inginkan. Luapkan perasaan Anda sebebas mungkin ke dalam surat tersebut. Dijamin, setelahnya Anda akan merasa lebih lega!

2. Tulis masalah dari sudut pandang orang ketiga

Jika Anda merasa buntu dalam menghadapi suatu masalah, coba posisikan diri sebagai orang ketiga yang berada di luar masalah tersebut. Kalau masih sedikit bingung, Anda bisa coba menuliskan permasalahan yang tengah dialami sebagai naskah atau cuplikan novel. Sambil menuliskan masalah dari sudut pandang orang luar, Anda pun bisa melihat posisi masing-masing pihak yang terlibat dengan lebih jelas. Dengan begitu, Anda jadi bisa bersikap lebih objektif dalam menghadapi permasalahan.

3. Mulai dari satu kata

Semasa sekolah, mungkin Anda sempat diminta untuk membuat sebuah brain map atau mind map dari suatu subjek pelajaran. Namun, siapa sangka jika ternyata metode ini juga bisa Anda terapkan dalam membantu mengurangi stres? Untuk membuat brain map, mulailah dengan memiliki satu kata, misalnya saja ‘stres’. Setelahnya, lanjutkan dengan kata-kata lainnya yang terpikirkan di benak Anda (misal: pekerjaan belum selesai, lelah pulang larut malam, rekening menipis, pacar semakin cuek, dan lain-lain). Sama seperti cara sebelumnya, membuat brain map juga akan membuat Anda mendapatkan gambaran akan akar permasalahan yang lebih jelas.

4. Gunakan prompt

Apabila Anda merasa canggung karena jarang menulis atau merasa kurang kreatif untuk menulis sesuatu, cobalah untuk memanfaatkan prompt. Prompt sendiri merupakan template berupa pertanyaan atau pernyataan pembuka yang dapat dijadikan ‘pancingan’ untuk Anda menulis. Dilansir dari Aimhappy, beberapa prompt untuk membantu mengurangi stres yang bisa Anda coba adalah:

Saat ini, saya merasa stres karena _____. Saya merasa bersyukur karena saya _____.
Apakah hal terburuk yang dapat terjadi dalam situasi ini?
Apakah hari ini merupakan hari yang sulit? Jika iya, apa yang membuatnya menjadi hari yang sulit dan apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah hal ini kembali terjadi?
Selain ketiga prompt di atas, Anda juga bisa menemukan sederet prompt lainnya di Google atau Pinterest, ya!

5. Buat daftar hal yang menyenangkan

Menuliskan emosi dan permasalahan memang dapat membantu Anda untuk melihat situasi lebih jelas dan lebih objektif, sehingga Anda dapat menemukan solusi lebih cepat. Namun, terkadang menemukan solusi saja tidak cukup untuk membuat rasa stres berkurang. Nah, untuk mengusir rasa stres jauh-jauh, Anda bisa menuliskan berbagai hal menyenangkan serta apa saja yang patut Anda syukuri dalam hidup. Menurut penelitian, menuliskan gratitude journal atau jurnal yang berisi hal-hal yang Anda syukuri pun sudah terbukti memiliki manfaat untuk kesehatan, lho!