Kenali Anhidrosis, Kondisi Kekurangan Keringat Yang Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan

Kenali Anhidrosis, Kondisi Kekurangan Keringat Yang Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan

Informasi Terkini – uk, olahraga cari keringat! Kalimat ini sering terlontar saat mengajak sahabat kita yang sedang mager untuk olahraga. Berkeringat ternyata adalah hal yang penting, lho. Bahkan, kalau sampai tidak pernah berkeringat, hal ini ternyata tidak baik untuk tubuh dan bisa berbahaya bagi kesehatan serta berakibat fatal. Untuk kita yang jarang meluangkan waktu untuk berolahraga, sepertinya kebiasaan tersebut harus segera diubah. Nah, kalau sudah rajin berolahraga, apakah Anda merasa produksi keringat masih minim? Kalau Anda sulit berkeringat di saat atau setelah olahraga, Anda perlu hati-hati nih dan perlu mengecek kondisi tubuh. Bisa jadi Anda mengalami anhidrosis!

Apa itu Anhidrosis?

Berkeringat merupakan cara tubuh untuk mengeluarkan panas dari dalam. Bisa dibayangkan kan? Kalau tidak berkeringat, maka suhu tubuh kita akan meningkat dengan drastis. Dengan berkeringat, kita juga bisa mendapatkan banyak manfaat, antara lain mengeluarkan racun dalam tubuh, menurunkan berat badan, dan menyeimbangkan cairan yang ada di dalam tubuh. Ahnidrosis adalah kondisi tubuh yang tidak bisa mengeluarkan keringat secara normal terutama dalam keadaan suhu tubuh yang panas. Anhidrosis erat kaitannya dengan hypohidrosis yang merupakan kondisi kekurangan keringat. Diagnosa antar keduanya sangat sulit untuk dibedakan, maka penting bagi kita untuk mengetahui gejala, bahaya sekaligus penanganannya.

Faktor dan Penyebab Tubuh Mengalami Anhidrosis

Anhidrosis dapat terjadi ketika kelenjar keringat tidak bisa berfungsi menghasilkan keringat dengan normal. Terdapat banyak faktor dan penyebab tubuh mengalami anhidrosis. Pertama, faktor kesehatan. Aktivitas tubuh seperti pencernaan, detak jantung, tekanan darah, dan suhu tubuh diatur oleh saraf otonom. Jika saraf tersebut tidak berfungsi dengan baik, tubuh tidak bisa berkeringat dan tidak bisa mengatur suhunya. Kedua, faktor konsumsi obat tertentu yang memberi efek tubuh tidak banyak mengeluarkan keringat. Selain itu, ada juga faktor genetik yang disebut dengan Hypohidrotic Ectodermal Dysplasia yaitu faktor bawaan sejak lahir yang membuat tubuh menghasilkan sedikit keringat.

Gejala Tubuh Mengalami Anhidrosis

Beberapa tanda yang mengindikasikan kita mengalami anhidrosis, antara lain mual, pusing, jantung berdetak cepat, dan tubuh mudah merasa panas. Selain beberapa hal tersebut, ada kalanya tubuh kita sedikit berkeringat atau bahkan tidak bisa mengeluarkan keringat sama sekali. Kondisi kurang keringat pada bagian tubuh tertentu dan tidak berkeringat pada bagian tubuh yang lain juga bisa menjadi gejala anhidrosis. Jika kita sama sekali tidak mengeluarkan keringat bahkan saat sedang olahraga, coba deh langsung janjian ke dokter untuk konsultasi.

Bahaya Anhidrosis bagi Kesehatan

Mengingat betapa pentingnya berkeringat, maka kondisi tubuh dan kesehatan akan langsung terkena dampaknya jika tubuh menghasilkan sedikit keringat. Kondisi ini akan mengakibatkan Anda mudah lelah dan tidak tahan panas yang menyebabkan jantung berdetak cepat, mual, dan pusing. Selain itu, suhu tubuh akan cenderung tinggi dan Anda bisa saja mengalami kram otot yang berlangsung cukup lama pada bagian kaki, tangan dan punggung. Bahaya paling fatal adalah jika Anda terserang stroke karena suhu tubuh yang bisa mencapai 104 derajat Celcius atau lebih. Suhu tubuh yang terlalu tinggi ini dapat menyebabkan seseorang hilang kesadaran, mengalami koma, bahkan kematian.

Penanganan dan Pengobatan Terhadap Anhidrosis

Jika sudah mengalami beberapa gejala yang sudah disebutkan di atas, kita bisa melakukan pengobatan sendiri. Jahe dan kedelai adalah bahan makanan yang berguna untuk memperbaiki aliran darah dan membantu meningkatkan produksi keringat. Anda juga bisadengan rajin makan buah-buahan dan meminum jus mentimun yang dapat membantu meningkatkan keringat. Meminum cairan yang mengandung elektrolit juga dapat membantu.

Jika merasakan suhu tubuh semakin tinggi, kram yang cukup lama pada bagian tubuh tertentu, maka Anda harus mendapat penanganan yang lebih serius. Pertolongan pertama untuk hal ini adalah berpindah ke ruang yang dingin atau sejuk, melonggarkan pakaian, dan minum jus buah atau minuman yang mengandung elektrolit. Jika tidak segera membaik, sangat perlu untuk segera dibawa berobat ke dokter terdekat.