Kenali Dulu Dermatitis Kulit Kepala Sebelum Menggonta-ganti Sampho

Kenali Dulu Dermatitis Kulit Kepala Sebelum Menggonta-ganti Sampho

Informasi Terkini – Kabar bahwa berganti-ganti shampo bisa membuat rambut rusak memang sudah lama beredar, membuat banyak orang memilih untuk setia pada satu shampo saja demi kesehatan rambut. Namun, dikutip dari SkinHelp, banyak ahli justru berpendapat bahwa berganti-ganti shampo secara teratur adalah ide yang baik, karena mereka percaya menggunakan satu shampo yang sama terus menerus tidak baik untuk rambut.

Mengganti shampo setiap minggu atau bahkan setiap hari, bisa jadi lebih baik bagi rambut. Menurut para ahli, banyak shampo lama-lama jadi kurang efektif setelah digunakan secara rutin, jadi, menggantinya dari waktu ke waktu adalah salah satu cara untuk membuat shampo tetap efektif dan rambut tetap terjaga keindahannya.

Tapi, sebentar. Sekarang para dermatologis ikut buka suara dan mengatakan bahwa mengganti shampo terlalu sering malah bisa berakibat buruk bagi rambut, misalnya menyebabkan dermatitis kulit kepala, yang dalam beberapa kasus bisa menyebabkan rambut rontok.

Dermatitis kulit kepala adalah kondisi kulit kepala yang membuat gatal, kemerahan, dan iritasi, terkadang dibarengi dengan ketombe atau serpihan kulit yang lepas dan sering terlihat.

Mengganti shampo terlalu sering adalah salah satu alasan kenapa orang-orang bisa terkena kondisi ini, karena kulit kepala mereka jadi iritasi akibat shampo yang mereka gunakan. Ini biasanya terjadi karena shampo mengandung parfum, pewarna buatan, dan bahan-bahan lain yang bisa membuat kulit iritasi. Banyak penyebab yang juga memicu dermatitis kulit kepala, termasuk perubahan kelembapan, stres, trauma seperti menggaruk kulit kepala berlebihan, dan bahkan perubahan musim. Kondisi ini bisa dimulai dengan ketombe ringan pada area tertentu, tapi dalam beberapa kasus, seluruh kulit kepala bisa tertutup ketombe. Kira-kira sekitar 15%-20% populasi manusia menderita ketombe!