Kenali Kondisi HALT Untuk Mencegah Anda Belanja Barang Yang Tidak Diperlukan

Kenali Kondisi HALT Untuk Mencegah Anda Belanja Barang Yang Tidak Diperlukan

Informasi Terkini – Pernahkah Anda membeli pakaian baru sebagai hiburan semata hanya karena mengalami hari yang buruk? Atau belanja bulanan dalam kondisi lapar dan berakhir membeli banyak makanan yang sebenarnya tidak perlu? Tanpa strategi belanja yang baik, akan mudah rasanya untuk menyerah pada godaan hanya karena sedang dalam kondisi tertentu. Untuk menghindari pembelian impulsif yang mungkin Anda sesali, kesadaran diri merupakan kuncinya. Nah, di situlah sebaiknya Anda mengenal metode HALT.

HALT merupakan singkatan dari hungry, angry, lonely, dan tired. Saat berbelanja, coba pikirkan, “Apakah saya sedang dalam kondisi lapar, marah, kesepian, atau lelah?”. Hal ini dapat membantu Anda untuk mengambil keputusan sebelum membeli sesuatu. Simak pembahasan mengenai metode HALT, yuk!

1. Hungry

Pergi ke pusat perbelanjaan atau mal dalam kondisi lapar dapat membuat Anda boros. Dalam kondisi seperti ini, biasanya Anda jadi ‘lapar mata’ dan memutuskan untuk membeli camilan lebih banyak dari yang dibutuhkan. Tubuh yang kekurangan nutrisi juga akan mengakibatkan hilangnya kemampuan beroperasi secara penuh. Jadi, sebelum belanja, pastikan perut Anda sudah terisi, ya!

2. Angry

Meskipun kemarahan adalah emosi yang normal untuk dialami, penting untuk memahami apa penyebabnya, sehingga Anda dapat mengekspresikannya dengan benar. Aktivitas yang energetik seperti membersihkan rumah atau berlari dapat membantu membuang semua energi terpendam itu. Tetapi, jangan memilih untuk pergi belanja saat dalam kondisi ini, karena mungkin saja Anda melakukannya hanya untuk mengurangi rasa kesal.

3. Lonely

Terkadang, kondisi bosan memang kerap disalahartikan dengan melakukan sesuatu yang berujung Anda membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan. Anda mungkin pernah merasa bosan karena tidak melakukan apa-apa dan memutuskan untuk pergi ke mall dan berujung membeli camilan atau barang. Sebelum membeli sesuatu, coba tanyakan kembali pada diri sendiri, apakah Anda sedang bosan atau memang butuh?

4. Tired

Coba deh, perhatikan. Anda cenderung gemar membeli sesuatu saat pulang kerja atau di penghujung hari. Kebiasaan impulsif ini disebabkan karena energi yang rendah mempengaruhi kemampuan Anda menjadi mudah ‘menyerah.’ Otak dan tubuh yang lelah membuat Anda tidak dapat berpikir jernih dan memutuskan sesuatu dengan cepat, sehingga turut mempengaruhi dompet Anda.