Kenali Tanda Kedaluwarsa Pada Tabir Surya

Dalam rangkaian perawatan kulit sehari-hari, tabir surya merupakan salah satu produk yang tidak boleh dilewatkan. Hal ini akan memberikan proteksi pada kulit dari paparan sinar matahari mengingat tanda penuaan dini akan lebih mudah muncul ketika kulit terbakar matahari.

Penggunaannya pun tidak bisa hanya sekali saja karena tabir surya akan menghilang setelah beberapa jam. Oleh karena itu, re-apply setiap 2 jam sekali sangat diperlukan.

Seperti halnya produk skincare lainnya, tabir surya juga memiliki kedaluwarsa. Agar tidak keliru, yuk cari tahu bagaimana tanda-tanda tabir surya yang kedaluwarsa.

Cek Tanggal Kedaluwarsa

Sebelum mengenali tanda kedaluwarsa produk tabir surya, terlebih dahulu kamu harus mengetahui tanggal kedaluwarsanya sebelum membeli produk tersebut. Biasanya hal ini terdapat bagian kemasan atau tutup produk.

Tekstur Berubah

Tanda tabir surya yang kedaluwarsa akan terlihat dari teksturnya. Biasanya hal ini akan merubahnya menjadi lebih encer dan krim terpisah dari minyaknya. Jika sudah demikian, tak jarang tabir surya akan mengalami perubahan warna dan menimbulkan bau. Jika terus dipakai, hal ini mungkin akan sulit meresap dan dapat berpotensi merusak kkulit

Tips Membeli Tabir Surya Baru

Ketika produk tabir surya sebelumnya sudah kedaluwarsa pastikan untuk tidak memakainya kembali. Sebaiknya segera beli yang baru dan memiliki kandungan minimal SPF 30. Kamu bisa memilih produk sesuai jenis kulit agar tidak membuat risiko pada kulit.

Cara Menyimpan Tabir Surya

Untuk meminimalisir kecepatan kedaluwarsa pada tabir surya kamu bisa mengakali bagaimana menyimpannya dengan tepat. Taruh tabir surya di dalam suhu ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Jangan biarkan berada pada paparan sinar matahari karena tempat yang memiliki hawa atau permukaan panas akan merusak tekstur tabir surya secara cepat.