Kenangan Milo Di 17 Mei Banjarmasin

Kenangan  Milo Di 17 Mei Banjarmasin

Informasi Terkini – Berkahir sudah perjalanan Kalteng putra untuk lolos ke babak partai puncak piala presiden 2019. Mimpi mereka untuk bisa menjungkalkan tim besar kali ini gagal. Arema masih terlalu tangguh untuk skuat Gomes de Oliviera.

Pada leg kedua yang berlangsung di stadion 17 Mei Banjarmasin Arema selaku tim tamu menang telak atas isen mulang. Mereka berhasil mempercundangi tuan rumah dengan skor telak tiga gol tanpa balas. Pada laga kali ini Arema tampil ngotot sejak menit awal.

Bertanding di markas ini menjadikan momen tersendiri bagi seorang Milo sapaan Milomir selsilja. Pelatih Arema saat ini itu pernah bermarkas di stadion yang sama. Hanya saja saat itu ia menjadi bagian dari Barito putra.

Milo mengatakan jika hampir enam bulan ia bersama dengan tim barito putra. Banyak hal yang ia dapatkan ketika berada di negri pesut Etam sapaan Barito putra. Ia begitu akrab dengan orang orang yang disana. Bahkan bersama awak media di stadion ini Milo juga masih sangat akrab.

selain dengan awak media Milo juga terlihat akrab dengan para panitia pelaksana. Memang bukan waktu yang singkat enam bulan itu. Oleh karena itu Milo memiliki banyak kenangan di negri ini.

Apalagi kepindahan Milo saat itu bukan disebabkan Milo dipecat. Melainkan sanksi FIFA yang menjadikan laga di Indonesia harus berhenti. Alhasil ia hanya sebentar dalam membesut skuat pesut Etam.

Walaupun Milo kembali ke kota ini lagi,Ia tidak fokus terhadap keadaan. Ia hanya sekedar menyapa masyarakat sekitar. Ia kembali fokus pada Arema yang kala itu akan bertanding dengan Kalteng putra.