Kerap Alami Kesulitan Dalam Mengingat Wajah Seseorang? Mungkin Ini Penyebabnya, Simak Yuk!

Kerap Alami Kesulitan Dalam Mengingat Wajah Seseorang? Mungkin Ini Penyebabnya, Simak Yuk!

Informasi Terkini – Apa itu prosopagnosia?

Prosopagnosia adalah ketidakmampuan seseorang untuk mengenali wajah. Seseorang dengan kelainan prosopagnosia tidak dapat mengenali wajah teman, pasangan, bahkan keluarganya sendiri, sehingga dapat menyebabkan masalah berkelanjutan pada kehidupannya. Prosopagnosia sendiri terbagi ke dalam dua tipe, yaitu:

– Developmental prosopagnosia: kondisi di mana seseorang mengalami kelainan prosopagnosia tanpa adanya kerusakan otak.
– Acquired prosopagnosia: kondisi di mana seseorang mengalami kelainan prosopagnosia setelah mengalami kerusakan otak. Misalnya saja, usai terkena stroke atau cedera otak.

Apa penyebabnya?

Penderita prosopagnosia mulanya diperkirakan hanya sedikit. Pasalnya, kondisi ini biasanya hanya diteliti pada pasien-pasien yang mengalami kerusakan otak setelah stroke atau kecelakaan. Namun, belakangan baru diketahui bahwa banyak pula penderita prosopagnosia yang tidak mengalami kerusakan otak. Selain karena kerusakan otak, belum ditemukan lagi penyebab jelas terjadinya prosopagnosia pada seseorang. Meski demikian, beredar pula dugaan yang menyatakan bahwa kelainan ini dapat terjadi karena faktor genetik.

Apa saja gejalanya?

Perlu diketahui, psoropagnosia bukan sekadar pelupa atau pikun, lho! Dilansir dari situs NHS dan Test My Brain, penderita psoropagnosia dapat mengalami gejala ketidakmampuan mengenali wajah yang jauh lebih serius, seperti:

– Kesulitan mengenali wajah-wajah familiar, terutama saat bertemu secara mendadak
– Saat disapa, seringkali tidak mengenali sosok orang tersebut
– Berusaha mengingat gaya rambut, suara atau hal lainnya saat bertemu orang baru
– Keliru mengira orang asing sebagai seseorang yang dikenal
– Kesulitan mengenali diri sendiri di cermin atau di foto
– Kesulitan mengikuti plot film ada serial televisi
– Kesulitan mengenal seseorang yang dikenal, terutama saat mereka mengubah penampilannya.

Untuk anak-anak, gejalanya bisa jadi meliputi:

– Cenderung menempel pada orang tua saat berada di tempat publik
– Anak harus selalu menunggu orang tua melambaikan tangan untuk mengenali Anda
– Kesulitan bersosialisasi dan berteman

Selain beberapa gejala di atas, tentu Anda dibutuhkan penilaian dan konsultasi lebih lanjut dari dokter untuk mengetahui apakah Anda atau seseorang yang dikenal tengah mengalami masalah psoropagnosia.

Apakah psoropagnosia bisa disembuhkan?

Berdasarkan keterangan dari situs resmi penelitian psoropagnosia di Bournemouth University, hingga saat ini belum ditemukan penanganan atau perawatan formal untuk psoropagnosia. Walaupun begitu, para peneliti telah menemukan berbagai alternatif yang dapat membantu daya ingat penderita psoropagnosia dengan program pelatihan dan pharmaceutical intervention. Dalam program pelatihan ini, penderita psoropagnosia akan dibantu membangun kembali ingatan akan wajah seseorang dengan metode unik. Misalnya saja dengan mengingat seseorang dari suaranya, tas yang dikenakan, atau aksesoris yang digunakan.