Beberapa Gejala Umum Penyakit Difteri

Beberapa Gejala Umum Penyakit Difteri

Informasi Terkini – Difteri kini sudah mulai menyerang beberapa kabupaten/kota dalam satu provinsi. Dari Januari hingga November 2017 ini dicatat telah ada banyak sekitar 95 kabupaten/kota yang melaporkan adanya kasus difteri di daerahnya.
Dengan ini, tentunya kita harus selalu waspada terutama pada anak-anak yang usianya berada di 5-9 tahun. Difteri ini mudah sekali menyerang pada anak-anak namun juga bisa menyerang pada orang dewasa.
Untuk mencegah kasus difteri pada anak, orangtua perlu mengecek apakah ststus imunisasi terutama imunisasi difteri sudah dilaksanakan sesuai dengan tanggalnya atau belum. Dengan imunisasi difteri, kasus ini pasti akan menurun pada anak-anak.
Namun, untuk dewasa, difteri biasanya menyerang pada seseorang yang memiliki kekebalan tubuh rendah. Ia terkena penularan penyakit tersebut akibat ia tidak kuat menahan tubuhnya dalam melawan virus penyebab difteri. Maka dari itu, selalu makan makanan baik dan gaya hidup sehat serta lingkungan bersih sangat perlu dilakukan untuk menjauhkan kasus difteri ini.
Selanjutnya, gejala umum terkena difteri antara lain demam yang tak begitu tinggi, terdapat selaput berwarna putih di dalam tenggorokan yang mudah berdarah bila dilepaskan, sakit saat menelan, sesak napas, suara mengorok, dan terkadang disertai dengan pembesaran kelenjar getah bening serta jaringan lunak leher.
Bila gejala-gejala ini terlihat pada diri Anda atau kelaurga, segera periksakan ke dokter atau pelayanan kesehatan terdekat agar segera ditangani dan tidak menular kemana-mana.