Benarkah Cuka Apel Efektif Atasi Permasalahan Kulit? Ini Pendapat Ahli Dermatologi

Beberapa tahun belakangan ini, cuka apel menjadi bahan alami yang cukup digemari oleh banyak orang. Bahkan, ada yang menggunakannya sebagai perawatan, seperti toner dan obat alami pada permasalahan kulit.

Banyak artikel menyebutkan cuka apel ini banyak manfaatnya. Bagi kulit saja, cuka apel dapat mencerahkan kulit, menghilangkan bekas jerawat hingga menyamarkan tanda-tanda penuaan. Akan tetapi, bagaimana pendapat ahli tentang hal ini? Apakah benar-benar se-efektif itu?

Seperti yang dikemukakan oleh Raechele Cochran Gathers, MD yang merupakan ahli dermatologi bersertifikat bahwa pengobatan alami dengan cuka apel ini ternyata sudah ada sejak zaman dahulu, bahkan terkenal dari ribuan tahun yang lalu. Meski begitu, penelitian ilmiah yang membuktikan klaim penyembuhan masalah kulit dengan cuka apel ini belum ada hingga sekarang. Ketika ingin menggunakan cuka apel, ia menyarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter kulit.

Sebenarnya cuka apel memiliki komposisi yang bermanfaat bagi kulit. Cuka apel atau Apple Cider Vinegar (ACV) merupakan fermentasi drai buah apel yang sudah dihancurkan. Memiliki banyak sekali kandungan didalamnya, seperti asam gallic, katekin dan pektin, dan lain-lainnya. Bahan ini mengandung sifat antibakteri dan antijamur yang membuat kulit terbebas dari penyakit, seperti jerawat dan eksim. Namun, cuka apel memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi sehingga ketika menggunakannya perlu dilarutkan dengan air terlebih dahulu.