Cleanser Tepat Untuk Kulit Berjerawat

Cleanser Tepat Untuk Kulit Berjerawat

Informasi Terkini – Mencuci wajah setiap hari ternyata belum tentu cukup untuk menjamin kulit terbebas dari masalah, khususnya kulit berjerawat. Untuk urusan membersihkan wajah memang terkadang cukup tricky ya, belum lagi karena takut salah menggunakan produk yang justru memperparah kondisi kulit jerawat, sehingga tak jarang menimbulkan pertanyaan bagi para wanita, bagaimana sih merawat kondisi kulit jerawat secara tepat? Produk pembersih seperti apakah yang cocok untuk kulit berjerawat? Cream, gel, atau foam kah? Jika Anda masih ragu untuk memilih Cleanser yang tepat untuk kulit berjerawat, dr. Juliana Yu dari House of Skinovation akan membantu menjelaskan lebih lanjut tentang jerawat dan bagaimana memilih serta merawat kulit berjerawat Anda.

Apa penyebab utama kulit berjerawat?

Kulit berjerawat pada mulanya terjadi karena adanya inflamasi atau yang lebih dikenal dengan istilah ‘peradangan’ pada bagian kulit yang berjerawat. Stres merupakan salah satu faktor utama penyebab jerawat, selain itu adanya ketidakseimbangan pada hormon kortisol serta hormon adrenalin yang berperan pada kelenjar minyak sehingga membuat kulit mereproduksi minyak secara berlebihan yang mengakibatkan awal mula timbulnya jerawat.

Apa perbedaan jerawat biasa dengan jerawat hormonal?

Jerawat memiliki berbagai macam kategori, ada yang disebut jerawat biasa yang misalnya disebabkan oleh faktor debu, cuaca, makanan atau pada penggunaan produk yang salah. Namun, sering sekali jerawat dikaitkan dengan faktor hormonal khususnya saat wanita mengalami menstruasi. Ternyata tidak semua hormon yang sedang tidak seimbang dapat menyebabkan jerawat, salah satunya bagi pemilik jenis kulit kering yang jarang memiliki masalah kulit seperti jerawat. Jadi, jerawat dapat muncul dari berbagai faktor serta bergantung pada jenis kulit Anda.

Apakah memencet jerawat dapat membantu menghilangkan jerawat lebih cepat?

Tindakan memencet atau extraction dapat dilakukan tergantung pada kondisi jerawat dan inflamasi. Tidak semua jerawat yang dipencet dan diangkat dapat berangsur baik, atau justru sebaliknya malah dapat menjalar ke permukaan wajah lainnya sehingga menjadi lebih banyak. Mungkin, ada dokter yang menyarankan bahwa jerawat tidak perlu dipencet atau dibiarkan saja, akan tapi dr. Juliana Yu berbicara, ini bisa jadi keliru, kenapa? Apabila jerawat yang berasal dari komedo atau folikel yang tersumbat karena adanya debu yang terpendam pada permukaan wajah, lalu ketika hendak dilakukan proses ekstrasi, permukaan wajah akan menjadi berlubang karena jerawat yang telah dibiarkan dalam jangka waktu yang cukup lama. Jika Anda ingin melakukan proses ekstrasi diperlukan juga proses soothing atau pendinginan seperti penggunaan toner pada bagian yang berjerawat.

Mitos atau fakta, bahwa kondisi kulit yang sedang berjerawat tidak boleh melakukan eksfoliasi? Dan apa benar, hanya dengan sering membersihkan wajah akan terhindar dari masalah kulit seperti jerawat?

Ada jenis eksfoliasi yang bagus untuk dilakukan setiap hari, ada juga yang tidak. Apabila kondisi jerawat tidak terlalu parah, Anda boleh melakukan eksfoliasi namun, daerah yang berjerawat harus dilewati. Setelah melakukan eksfoliasi, Anda harus segera menggunakan toner atau balancing toner yang berfungsi untuk kembali menormalkan kulit.

1. Dari sekian banyak jenis cleanser yang ada, mana yang paling cocok digunakan oleh kulit berjerawat?

Pembersih wajah memiliki banyak jenis dan varian, terdiri dari lotion, cleansing milk, dan yang memiliki tekstur foam, gel, ataupun cream. Bagi Anda yang memilik kondisi kulit berjerawat, Anda bisa memilih cleanser bertekstur gel yang memiliki sifat lebih menyejukan serta purifying.

2. Kandungan apa yang sebaiknya ada dan yang harus dihindari dalam cleanser untuk kulit berjerawat?

Kandungan yang sebaiknya dihindari untuk kulit berjerawat adalah lanolin. Apa itu lanolin? Lanolin merupakan kandungan yang bersifat tebal dan melembapkan, sehingga untuk kulit berjerawat disarankan untuk tidak menggunakan produk berbahan cream seperti ini.

3. Apakah ada metode membersihkan makeup dan mencuci wajah yang paling tepat untuk kulit berjerawat?

dr. Juliana Yu menyarankan untuk tidak langsung menggunakan foaming gel saat proses membersihkan sisa makeup pada wajah Anda. Dibutuhkannya double cleansing atau melakukan pembersihan wajah sebanyak 2x. Pertama, mengangkat sisa makeup, kedua untuk mengangkat minyak serta kotoran yang tertinggal. Untuk langkah awal, Anda bisa menggunakan cleansing lotion/milk terlebih dahulu sesuai dengan kondisi kulit, baru dilanjutkan dengan foaming gel.

4. Apakah alat bantu seperti sikat wajah/ rotary brush tetap bisa digunakan saat proses cleansing bagi kulit berjerawat?

Untuk kulit berjerawat, Anda boleh saja melakukan deep cleansing dengan menggunakan rotary brush yang dapat dilakukan seminggu sekali, selain mempercepat proses pemulihan juga mengangkat sel kulit mati. Namun, dengan catatan jika kondisi jerawat sangat parah atau kulit wajah merah padam, disarankan untuk menghindari proses deep cleansing tersebut.