Fakta Menarik Bibir Manusia, Apa Saja Ya?

Fakta Menarik Bibir Manusia, Apa Saja Ya?

Informasi Terkini – Bukan hanya manusia saja yang memiliki bibir. Bahkan, spesies hewan juga memiliki bibir. Namun, hanya manusia saja yang memiliki warna bibir yang berbeda dengan warna yang lainnya yang ada kulit wajah.
Pernyataan di atas merupakan salah satu fakta menarik mengenai bibir manusia yang oleh para ilmuwan disebut sebagai "batas vermilion”. Nah, di bawah ini beberapa fakta menaik lainnya mengenai bibir manusia.
1. Tonjolan daging di tengah bibir atas itu punya sebutan
Bibir manusia memiliki bagian tersendiri. Salah satunya bagian yang mencuat di tengah bibir atas itu biasa disebut dengan prochelion, tuberkel labial, atau tuberculum labii superioris.
2. Lebih tebal lebih baik
Bibir bisa menarik perhatian lawan jenis. Pria biasanya akan menyukai wanita yang memiliki bibir tebal. Sementara, wanita lebih menyukai pria yang memiliki bibir sedang.
3. Tak berkeringat
Bibir tidak memiliki kelenjar keringat. Oleh sebab itu, bibir tidak memiliki keringat, tidak seperti bagian tubuh lainnya.
Bibir yang tak berkeringat ini membuat bibir tidak bisa menjaga kelembapan yang membuatnya mudah kering.
4. Warna kemerahan itu karena aliran darah
Bibir memiliki kulit yang lebih tipis dibandingkan kulit lainnya. Hal ini membuat aliran darah terlihat dari luar. Bibir memiliki kulit yang hanya terdiri tiga hingga lima lapisan sel.
5. Menipis seiring bertambahnya usia
Bentuk bibir yang tebal atau tipis itu berdasarkan kolagen yang diproduksi. Ketika usia manusia semakin bertambah, produksi kolagen yang diproduksi oleh manusia semakin sedikit. Hal ini membuat bibir semakin tua juga ikut menipis.
6. Bisa menunjukkan seksualitas seseorang
Hal ini terbukti dalam studi yang meneliti keterkaitan antara bibir wanita dengan seksualitas yang dimilikinya. Disebutkan bahwa wanita yang memiliki tuberkel yang jelas memiliki seksualitas yang cukup tinggi.
7. Membantu memilih pasangan hidup
Bibir bisa membantu untuk memilih pasangan hidup. Dengan berciuman, kedua individu bisa bertukar informasi biologis.