Hasil Survei, Generasi Muda Sudah Pakai Anti-Aging Sejak Belasan Taun?

Kehidupan yang serba digital seperti saat ini membuat banyak orang menjadi semakin peduli dengan kecantikan. Bahkan para generasi muda sudah mulai mengenal dan melakukan perawatan kulit dan wajah sejak usianya masih remaja. Tak hanya sekedar sabun untuk mencuci wajah dan pelembap, beberapa remaja yang masih berusia belasan tahun bahkan menghabiskan uang mereka untuk produk anti-aging.

Hal ini sesuai dengan temuan survei ZAP Beauty Indonesia 2020 yang telah dipublikasikan baru-baru ini. ZAP clinic bersama MarkPlus, Inc telah melakukan survei secara online pada 6.460 responden yang terdiri dari 3 generasi berusia 13-65 tahun. Hasil dari survei pun menemukan fakta-fakta yang menarik, terutama tentang generasi termuda yang ternyata sudah sangat peduli dengan kecantikan.

Dalam segmen Let’s Talk Beauty tentang budget bulanan untuk kecantikan, survei ini membuktikan bahwa ketiga generasi dari responden memiliki jawaban yang berbeda-beda. Dari jawaban tersebut diperoleh fakta bahwa generasi X (45-65 tahun) menghabiskan setidaknya kurang dari 5% untuk kecantikan. Sementara generasi Y (23-44 tahun) memakai 30% dari pendapatannya untuk masalah kecantikan. Dan yang mengejutkan, posisi tertinggi dalam membelanjakan uang bulanan untuk kecantikan diduduki oleh generasi Z (13-22 tahun).

Produk kecantikan yang sering digunakan pun berupa skincare dan make-up. Bahkan generasi Z memiliki produk yang difavoritkan, yaitu lipstik dan sheet mask. Penggunaan sheet mask ini memiliki persentase lebih besar dibandingkan sunscreen karena memiliki impact secara langsung, seperti dilansir dari laman Wolipop.

Sementara itu, diketahui juga bahwa generasi Z juga ada yang memakai produk anti-aging. Hal ini dijelaskan dalam survei tersebut, para remaja ingin berinvestasi di masa depan.