Kasus TB Mudah Mneyebar Di Daerah Kota, Kumuh Dan Padat

Kasus TB Mudah Mneyebar Di Daerah Kota, Kumuh Dan Padat

Informasi Terkini – Daerah perkotaan kini menjadi tempat yang paling tinggi terkena kasus tuberculosis (TB). Hal ini berdasarkan peta situasi TB yang dimiliki Kementrian Kesehatan yang memperlihatkan dari ujung barat hingg timur Pulau Jawa yang memiliki beban yang berat dalam terkena kasus TB ini.
Kasus TB saat ini mulai berkembang di daerah yang kumuh, padat, dan perkotaan. Hal ini dikarenakan di daerah tersebut terdapat sanitasi yang jelek dan lingkungan yang tidak bersih sehingga TB dengan mudah muncul dan berkembang biak serta menular.
Selain Pulau Jawa, dalam peta situasi TB itu juga terlihat sebagian besar provinsi di Sumatera yang juga menjadi tempat paling banyak berkembangnya kasus TB. Selain itu, di Kalimantan dan Sulawesi juga ada kasus serupa. Dan Papua menjadi tempat dengan orang yang sedikit mengalami kasus TB.
TB menjadi penyakit paling menular karena TB bisa ditularkan dari satu ke lainya hanya melalui udara. Bila saja orang yang mengalami TB bersin dan tidak ditutup, ia akan menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak.
Lalu, bila saja ada orang didekatnya, orang itu akan terinfeksi dari udara yang mengandung percikan dahak yang menyebarkan infeksi tersebut. Pasien TB yang yang batuk sekali saja bisa menghasilkan hingga 3.000 percikan dahak yang di dalamnya terdapat kuman 0-3.500 Mycobacterium tuberculosis. Dan bila pasien ini bersin, ia akan melepaskan 4.500-1.000.000 bakteri penyebab TB.