Masalah Yang Ditimbulkan Jika Keramas Setiap Hari, Apa Saja?

Masalah Yang Ditimbulkan Jika Keramas Setiap Hari, Apa Saja?

Informasi Terkini – Topik keramas setiap hari ini sebenarnya sepele, tetapi cukup menimbulkan perdebatan yang mendasar. Ada yang bilang tidak bisa hidup tanpa keramas setiap hari, terutama ‘geng’ pemilik rambut berminyak dan sering menemui masalah rambut lepek. Namun, di sisi lain ternyata ada yang bilang keramas setiap hari malah berbahaya. Ehm, biasanya ini malah dianggap justifikasi untuk ‘geng’ yang tidak keramas setiap hari. Sebelum berujung pada perdebatan tiada akhir, bagaimana jika kita menyimak beberapa dampak yang yang mungkin ditimbulkan oleh kebiasaan keramas setiap hari. Penasaran apa saja?

1. Merusak Akar Rambut dan Kulit Kepala

Beberapa shampo yang beredar di pasaran memiliki kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan dalam level yang kurang sehat. Bahan yang berperan untuk menciptakan busa ini jika digunakan terlalu sering dan dalam jangka waktu lama secara terus menerus berpotensi merusak akar rambut dan menyebabkan kerontokan. Bukan cuma itu, penggunaan shampo dengan kandungan ini secara berlebihan juga dapat menyebabkan peradangan dan iritasi pada kulit kepala.

2. Kesuburan Rambut Bisa Terganggu

Salah satu manfaat shampo memang untuk melembapkan rambut. Tapi, jika dipakai terus menerus setiap hari, bukan tidak mungkin keseimbangan kulit kepala bisa terganggu karena sebum di kulit kepala yang terkikis. Rambut menjadi kering dan rapuh, kesuburan dan pertumbuhan rambut juga bisa terhambat. Kenapa? Shampo dengan kandungan pelembap yang tinggi kadang mengandung minyak. Saat membilas shampo, kadang minyak yang tersisa belum terangkat bersih. Hal ini bisa terus menerus berulang ketika Anda keramas setiap hari. Akibatnya, minyak dan kotoran menumpuk di sekitar pori-pori kotoran dan menyebabkan penyumbatan. Jika pori-pori kulit kepala tersumbat, nutrisi dari akar pun tak akan terdistribusi dengan baik hingga ke ujung rambut sehingga kesuburan rambut terganggu.

3. Rambut Mudah Patah

Untuk Anda yang memiliki kulit kepala berminyak, mungkin Anda sering keramas setiap hari. Hal ini untuk menjaga agar rambut tak mudah lepek. Namun, perhatikan juga shampo yang dipakai. Shampo biasa, terutama yang mengandung SLS dan formaldehyde memang bisa menurunkan produksi minyak pada kulit kepala. Namun, efeknya adalah batang rambut yang kering akibat keseimbangan kadar minyak alami pada kulit kepala yang terganggu dan bisa berkurang. Rambut Anda bisa mudah patah dan rapuh, terlihat kering serta kusam.

4. Risiko Ruam dan Gatal pada Kulit

Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, masalah ini bisa saja terjadi pada Anda. Beberapa shampo mungkin saja mengandung bahan kimia yang tak cocok dengan kulit Anda. Saat keramas, hasil bilasan shampo dengan bahan kimia ini tentu akan mengenai kulit. Sekali dua kali seminggu mungkin tidak ada efek apa-apa. Nah, namun jika shampo digunakan setiap hari dan kondisi tubuh Anda mungkin sedang turun, kondisi kulit bisa cenderung lebih sensitif. Anda bisa terkena ruam, gatal-gatal, dan kulit memerah.

Frekuensi ideal keramas untuk Anda yang memiliki kulit kepala normal adalah 2 kali dalam seminggu. Sementara untuk yang memiliki kulit kepala berminyak, disarankan untuk keramas 3 kali dalam seminggu. Ingat juga untuk menggunakan shampo yang memiliki formula lembut. Nah, kalau Anda ingin meninggalkan kebiasaan keramas setiap hari tapi takut rambut terasa lepek, Anda bisa selingi menggunakan dry shampoo. Formulanya mampu menyerap minyak dan kotoran pada rambut sehingga rambut Anda tak mudah lepek. Ada juga produk dry shampoo yang akan memberi volume. Selamat mencoba ladies.