Stok ADS Menipis, Dokter Dan Pelayanan Kesehatan Diimbau Teliti

Stok ADS Menipis, Dokter Dan Pelayanan Kesehatan Diimbau Teliti

Informasi Terkini – Saat ini memang kasus difteri sudah banyak dimana-mana. Dari hal ini Kementrian Kesehatan RI mengatakan bahwa memiliki stok antidifteri serum (ADS) yang dapat digunakan untuk mengobati pasien yang terkena penyakit difteri. Namun, adanya ADS tersebut jumlahnya sangat terbatas sehingga tidak bisa digunakan untuk mengobati kasus difteri secara keseluruhannya.
Akibat hal ini, tentunya kita harus mencegah agar diri kita maupun anggota keluarga tidak terkena kasus difteri ini. Namun, bagaimana dengan orang yang sudah terkena difteri?
Kemenkes RI sangat menyarankan kepada pasien difteri untuk segera memeriksakan diri ke dokter atau pusat pelayanan kesehatan terdekat. Namun, mereka tentunya tidak akan langsung diberikan ADS karena jumlah stoknya terbatas.
Dokter atau pusat pelayanan kesehatan sangat diimbau untuk teliti dalam menegakkan diagnostik. Pasien yang baru terkena difteri akan diberikan obat namun bukan ADS. Tetapi, apabila pasien sudah terlihat terlalu parah kondisi difterinya, mereka baru akan diberikan ADS ini.
Jumlah ADS saat ini terdapat 500 vial ADS. Namun, Kemenkes RI sudah meminta bantuan WHO untuk menambah pasokan ADS ini karena meningkatnya kasus difteri ini.
Setelah permintaan disetujui, Kemenkes RI hanya menunggu kiriman ADS dari India. Lalu, jika stok ADS ini sudah ada, pasien difteri akan tetap aman.