Ketahui Beberapa Cara Mengatur Keuangan Saat Anda Merasa Perusahaan Akan Melakukan Layoff

Ketahui Beberapa Cara Mengatur Keuangan Saat Anda Merasa Perusahaan Akan Melakukan Layoff

Informasi Terkini – Tren perusahaan startup yang menjamur saat ini ternyata tidak hanya meninggalkan jejak prestasi bagi pemiliknya, tetapi juga persiapan mental untuk pekerjanya. Bukan tanpa alasan, meski perusahaan startup bisa dengan cepat meraih keuntungan, di satu sisi startup juga bisa mengalami kegagalan hingga harus melakukan layoff dalam waktu cepat dan tiba-tiba. Sebenarnya tidak hanya startup saja, perusahaan-perusahaan yang usianya lebih mapan juga bisa mengalami layoff. Dan menghadapi situasi seperti ini diperlukan kepekaan dari Anda sebagai karyawan untuk memprediksi kapan perusahaan akan melakukan pemutusan kerja dalam jumlah besar. Jika sebagian besar tanda kemunduran perusahaan mulai terlihat jelas, maka Anda perlu mempersiapkan diri untuk mengatur keuangan serta membayar tagihan yang masih terus berjalan. Lantas, ancang-ancang seperti apa yang harus dilakukan bila perusahaan sudah memberi sinyal tumbang? Yuk, simak tipsnya di bawah ini supaya Anda tidak kewalahan mengatur keuangan!

1. Pastikan Anda memiliki dana darurat

Jika Anda masih belum memiliki dana darurat, maka sekarang adalah waktu yang tepat untuk segera menyisihkan sebagian pemasukan untuk kebutuhan ini. Dana darurat memiliki fungsi penting untuk membiayai berbagai kebutuhan tak terduga tanpa merusak alur keuangan Anda. Dengan memiliki dana darurat Anda bisa sedikit bernafas lega jika perusahaan benar-benar melakukan layoff. Meski besarnya dana darurat bisa berbeda setiap orang, tetapi idealnya Anda yang masih lajang perlu memiliki dana darurat sebesar 6 kali jumlah pengeluaran dalam sebulan. Sedangkan bagi Anda yang berkeluarga, adalah 9 kali besar pengeluaran setiap bulan.

2. Mulai mencari-cari pekerjaan sambil tetap update informasi mengenai kabar terbaru perusahaan

Sambil tetap mendengarkan update mengenai kabar perusahaan ada baiknya Anda mulai melihat peluang lain. Coba melamar pekerjaan baru selagi perusahaan Anda belum dalam kondisi total bangkrut. Terkadang ketika perusahaan baru tahu Anda melamar pekerjaan karena perusahaan lama layoff, ini bisa jadi alasan mereka untuk menawar gaji Anda serendah mungkin. Siapa tahu Anda beruntung mendapatkan pekerjaan baru bersamaan dengan berakhirnya masa di perusahaan lama. Dapat pekerjaan baru dan pesangon bersamaan, bisa bantu mengamankan alur keuangan Anda tetap terjaga.

3. Hitung besar cicilan dan tagihan wajib yang Anda miliki

Jika suasana kantor sudah menunjukkan tanda-tanda kebangkrutan, Anda perlu meluangkan waktu sejenak untuk menghitung jumlah pengeluaran wajib setiap bulan. Tagihan kartu kredit, maupun berbagai cicilan yang tengah dijalani. Karena meski pemasukan terhenti, tagihan akan terus datang setiap bulan. Sehingga Anda perlu memastika semua cicilan wajib ini terbayarkan. Evaluasi juga berbagai pengeluaran yang tidak perlu untuk dialokasikan untuk pengeluaran wajib. Misal keanggotaan gym, maupun aplikasi berbayar baik streaming film dan musik.

4. Menjual barang-barang yang tak terpakai dan mencari pekerjaan sampingan.

Ketimbang barang-barang yang tak terpakai menumpuk, lebih baik menghasilkan uang dengan cara dijual. Ada banyak situs aplikasi yang menawarkan penjualan barang bekas dengan harga jual yang cukup kompetitif. Selain itu Anda juga bisa mulai mencari pekerjaan sampingan seperti penulis lepas, atau menawarkan jasa dari keahlian yang Anda miliki. Ssst, merapikan tampilan feed Instagram dan membuat konten yang menarik juga bisa menjadi kesempatan untuk mendapatkan penghasilan, melaui tawaran endorse, lho.

5. Mencoba investasi aman

Jika mencari pemasukan tambahan sudah mulai dilakukan, Anda juga bisa melakukan investasi yang tergolong aman, mulai dari tabungan berjangka, atau membeli emas dan reksadana. Selain itu jika selama ini Anda sudah merencakan untuk membuka usaha tapi tidak memiliki waktu luang, bisa jadi inilah momen yang tepat untuk mewujudkan mimpi tersebut ladies. Yuk, cari rekan lain yang punya impian sama dengan Anda.