Ketahui Mitos Seputar Moisturizer

Ketahui Mitos Seputar Moisturizer

Informasi Terkini – Mousturizer atau pelembap sudah menjadi bagian dari rutinitas skin care kita sehari-hari, termasuk Anda, kan? Sayangnya, ada beberapa mitos seputar pelembap yang mempengaruhi rutinitas penggunaan. Daripada salah info, berikut ini mitos seputar pelembap yang sebaiknya Anda abaikan.

1. Semua merek pelembap sama saja

Setiap jenis pelembap memiliki fungsi tersendiri bagi kulit, Anda hanya harus menyesuaikannya dengan kebutuhan kulit sendiri. Seperti Humektan atau sama dengan gliserin dan asam laktat yang berfungsi mempertahankan kelembapan dan mengikat kelembapan dari luar. Emolien, seperti asam lemak dan ceramide yang dapat menenangkan kulit dan cocok untuk kulit kering, sedangkan occlusive dapat mengunci kelembapan pada kulit.

2. Satu pelembap bisa digunakan untuk semua bagian tubuh

Lagi-lagi pernyataan ini tidaklah benar. Anda tetap harus membedakan krim pelembap yang digunakan terutama area wajah yang lebih rentan terhadap jerawat daripada bagian tubuh. Dikutip dari Best Health, Lupin, seorang dermatolog asal Amerika Serikat mengungkapkan bahwa kelopak mata pada dasarnya membutuhkan produk terpisah. Begitu juga dengan bagian tangan dan kaki yang kering sebaiknya menggunakan krim khusus.

3. Pelembap menimbulkan efek ketergantungan

Jika Anda mengira pelembap menimbulkan efek ketergantungan, itu sepenuhnya tak benar. Menurut Lupin, pelembap tidak memberikan efek ketergantungan pada kulit, hanya saja dapat meningkatkan kebutuhan kulit Anda akan produk tersebut. Maksud Lupin adalah ketika Anda memiliki kulit kering tentu Anda memerlukan pelembap untuk mengurangi efek pecah-pecah pada kulit. Hal tersebut juga berlaku ketika suhu dingin yang membuat kulit dehidrasi, tentu penggunaan pelembap sangat penting untuk mengurangi gatal. Jadi pada dasarnya, pelembap tidak menimbulkan efek ketergantungan hanya saja karena kebutuhan kulit.

4. Pelembap mengandung tabir surya sudah cukup melindungi kulit dari paparan matahari

Mungkin Anda sering menemukan produk pelembap dengan klaim mengandung tabir surya. Meski begitu, hal ini tidak cukup untuk melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari. Sebaiknya, Anda tetap menggunakan sunscreen dengan minimal SPF 30 dan memiliki klaim broad-spectrum yang dapat melindungi dari UVA dan UVB sekaligus.

5. Kulit berminyak seharusnya menghindari pelembap

Sebagian orang mungkin salah kaprah dengan pernyataan ini. Sekalipun Anda memiliki kulit berminyak, Anda tetap diwajibkan menggunakan pelembap. Hanya saja, jenis pelembapnya yang perlu diperhatikan. Gunakan pelembap berbahan dasar air karena lebih mudah menyerap ke dalam kulit serta memberikan rasa nyaman saat dipakai. Dikutip dari Style Caster, seorang ahli mengatakan bahwa kulit berminyak yang disebabkan oleh dehidrasi membutuhkan pelembap yang menghidrasi kulitnya. Untuk itu, gunakan pelembap dengan kandungan hyaluronic acid yang juga aman untuk kulit berminyak.