Ketahui Penyebab Jika Anda Kerap Pusing Setelah Makan Daging

Ketahui Penyebab Jika Anda Kerap Pusing Setelah Makan Daging

Informasi Terkini – Siapa sih yang nggak pernah mengalami sakit kepala? Rasanya, hampir sebagian besar orang pasti pernah mengalami hal tersebut deh, meskipun hanya sekali seumur hidup. Sakit kepala merupakan kondisi yang dapat disebabkan oleh segudang alasan; mulai dari flu, stres, cuaca dingin, terik matahari, hingga konsumsi makanan tertentu. Nah, salah satu makanan yang kerap ‘disalahkan’ sebagai penyebab terjadinya sakit kepala adalah daging. Namun, apakah Anda tahu kenapa sebenarnya daging bisa menyebabkan sakit kepala? Yuk, lihat berbagai alasannya di sini!

1. Terlalu banyak mengonsumsi zat besi

Daging merah adalah salah satu sumber zat besi yang paling tinggi. Walaupun zat besi merupakan elemen yang esensial bagi tubuh, namun tambahan zat besi yang terlalu banyak bisa mendatangkan dampak buruk untuk beberapa kondisi kesehatan khusus, seperti hemokromatosis. Hemokromatosis sendiri merupakan kondisi di mana tubuh melakukan penyerapan zat besi secara berlebihan dari makanan yang dikonsumsi. Apabila penderita hemokromatosis mengonsumsi terlalu banyak daging merah yang kaya zat besi, maka ia kadar zat besi dalam tubuhnya pun akan mengalami lonjakan yang ditandai dengan munculnya rasa pusing, mual, lemah, sakit kepala, dan nafas pendek.

2. Daging memproduksi tyramine

Tyramine adalah substasi yang diproduksi dari berbagai makanan yang dapat memicu migrain serta sakit kepala. Nah, berbagai daging, terutama daging olahan dan daging yang tidak disimpan dengan baik, cenderung memiliki kadar tyramine yang sangat tinggi. Apabila Anda berada dalam kondisi tubuh yang kurang optimal, lalu mengonsumsi daging yang tinggi tyramine, maka jangan heran jika Anda akan mengalami migrain dan sakit kepala

3. Terdapat kandungan nitrate pada daging

Jika tyramine diproduksi oleh makanan, maka nitrate adalah substansi yang digunakan untuk mengawetkan berbagai daging olahan, seperti sosis, nugget, atau bacon. Selain pada daging olahan, nitrate juga dapat ditemukan secara alami pada berbagai sayur. Terkadang, nitrate dapat berubah menjadi nitric oxide dalam tubuh, di mana kandungan tersebut dapat membantu kesehatan tubuh dengan mendorong aliran darah dan mengurangi tekanan darah. Sayangnya, di sisi lain juga banyak yang menyebutkan kalau nitrate juga kerap menjadi salah satu pemicu migrain.

4. Rahang bekerja terlalu keras

Sebagaimana Anda merasa pegal dan sakit setelah berolahraga keras, otot pada rahang pun dapat terasa nyeri apabila terlalu keras bekerja saat mengunyah, lho! Pasalnya, kebanyakan daging umumnya memang memiliki tekstur yang cukup kenyal atau alot, sehingga rahang jadi harus bekerja lebih keras untuk mengunyahnya. Nah, rahang yang bekerja terlalu keras inilah yang ternyata bisa menyebabkan timbulnya sakit kepala.

5. Daging meningkatkan tekanan darah tinggi

Perlu diketahui, daging merah jenis apapun dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Jadi, apabila Anda memang memiliki kondisi tekanan darah tinggi lalu tetap ingin mengonsumsi daging, bersiaplah dengan risiko sakit kepala yang akan terjadi nanti. Meski demikian, Anda tak lantas dapat mengdiagnosis rasa sakit kepala yang muncul setelah makan daging adalah darah tinggi. Satu-satunya cara untuk mengetahui tekanan darah Anda tinggi atau tidak adalah melalui pengukuran tensi darah.