Ketahui Tentang Autophobia, Phobia Yang Membuat Seseorang Merasa Takut Sendiri Dan Kesepian

Ketahui Tentang Autophobia, Phobia Yang Membuat Seseorang Merasa Takut Sendiri Dan Kesepian

Informasi Terkini – Bagi sebagian orang me time merupakan momen istimewa yang tidak selalu bisa didapatkan dengan mudah. Demi mendapatkan waktu berkualitas untuk diri sendiri ini, banyak orang yang rela mengatur waktu sedemikian rupa meskipun memiliki jadwal yang begitu padat. Namun ternyata tidak semua orang merasa nyaman menghabiskan waktu sendirian. Bagi mereka yang menderita autophobia, sendirian merupakan hal yang menakutkan dan bisa menimbulkan rasa cemas berlebihan. Penderita autophobia, umumnya merasa nyaman jika selalu ditemani dengan orang lain. Kondisi psikologis yang diketahui memiliki banyak istilah seperti monofobia, isolofobia, dan eremofobia ini, meskipun terkesan sepele tapi perlu ditanggapi dengan serius dan disembuhkan dengan penanganan yang tepat. Lalu apa sebenarnya autophobia? Apa saja ciri-ciri dan cara penyembuhannya? Yuk, cari tahu selengkapnya melalui artikel di bawah ini.

1. Definisi Autophobia

Autophobia adalah rasa takut yang berlebihan ketika harus sendiri. Orang-orang yang mengalami phobia ini akan mengalami rasa takut kesepian dan juga insecure berlebih ketika sendirian. Walaupun berada di lingkungan yang aman, nyaman, dan sudah dikenal seperti di rumah sendiri, para pengidap autophobia akan tetap merasa cemas yang berlebihan saat ditinggal sendiri.

Penderita autophobia membutuhkan kehadiran orang lain di sisinya untuk bisa merasa nyaman. Mereka yang mengalami autophobia biasanya diawali dengan rasa ketidakyakinan untuk melakukan segala sesuatunya sendiri, sehingga pada akhirnya merasa sangat tergantung dengan kehadiran orang lain di dekatnya.

2. Ciri-Ciri Autophobia

Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami autophobia atau dalam dunia kesehatan lebih dikenal dengan Emotional Dependency Disorder ada beberapa ciri-ciri yang perlu diperhatikan seperti, cenderung memiliki keinginan berlebihan untuk mendapatkan perhatian dari orang lain, lebih sering bergantung pada orang lain untuk melakukan segala pekerjaannya alias tidak mandiri. Selain itu mereka yang mengalami autophobia dikenal merupakan orang yang tidak tegas, cenderung menjadi orang yang sangat egois, dan suasana hatinya sering berubah-ubah. Rasa cemas dan takut berlebihan yang dialami oleh para penderita autophobia jika terus menerus dibiarkan dapat meningkat menjadi depresi.

3. Penanganan yang Diperlukan untuk Mengatasi Autophobia

Bagi orang-orang yang merasa mengalami phobia ini dianjurkan untuk segera mendatangi psikiater agar mendapatkan penanganan yang tepat. Tak hanya itu dukungan moril dari orang-orang disekitar sangat dibutuhkan sebagai pembangkit dari rasa putus asa yang sedang dihadapi oleh para penderita autophobia. Orang-orang terdekatnya memiliki peranan penting untuk menasehati secara baik-baik dan memberikan motivasi yang membangun, dengan meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja, meski tanpa seseorang ada di sisinya.