Kulit Mudah Rusak Di Musim Panas? Ternyata Ini Kesalahannya

Memang musim panas di Indonesia tidak seterik yang ada di bagian negara lain. Tapi, tidak memperhatikan penggunaan skincare adalah kesalahan yang sangat besar. Nah, berikut ini adalah beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat musim panas.

1. Melakukan waxing, dilaser, atau mencukur sebelum ke pantai

Sebelum pergi ke pantai, pastikan untuk tidak setelah melakukan waxing, mencukur, maupun laser. Setelah melakukan aktivitas ini kulit membutuhkan waktu jeda agar tidak iritasi karena penggunaan tabir surya dan terkena paparan sinar matahari. Tunggu waktu selama 2-10 hari agar kulit kembali normal.

2. Melupakan perlindungan SPF di bagian bibir

Tak hanya bagian kulit saja yang perlu menggunakan tabir surya. Bibir juga harus dilindungi karena jika terpapar terlalu lama oleh sinar matahari dapat menyebabkan bibir kering hingga mengelupas. Jadi, coba beberapa produk lip yang memiliki SPF minimal 30.

3. Tidak membersihkan wajah sepulang dari pantai

Bermain di pantai memang dapat membuat pikiran rileks. Namun, sepulang dari pantai hal utama yang harus dilakukan adalah langsung membersihkan wajah. Membiarkan kotoran, minyak, keringat, dan debu dapat menyumbat pori-pori kulit dan rentan iritasi.

4. Tidak pakai pelembap

Banyak yang mengira tabir surya itu bagian dari pelembap untuk kulit. Padahal, kulit juga memerlukan pelembap tambahan yang memang fungsinya adalah melembapkan dan menghidrasi kulit. Panas yang terik dapat menguras semua minyak alami kulit sehingga kulit membutuhkan pelembap yang benar-benar dapat mengisi kadar air untuk menghindari kulit kering dan minyak berlebihan. Kamu dapat menemukannya dalam produk face mist yang tidak mengandung parfum atau alkohol.

Meski terlihat sederhana jangan sepelekan kesalahan tersebut karena bisa bikin kulit rentan rusak dan iritasi.