Kurangi Resiko Kanker Dengan Masturbasi

Kurangi Resiko Kanker Dengan Masturbasi

Informasi Terkini – Jakarta, dari beberapa ahli telah menilai kalau masturbasi itu dapat dijadikan sebagai metode seks sehat yang selama tidak berlebihan dan juga kebersihan tubuh dapat terjaga. Bahkan dari dua peneliti yang ada di Australia telah menemukan kalau manfaat sehat luar biasa dari sekadar kepuasan seksual.

Anthony Santella, yang merupakan peneliti kesehatan publik yang berasal dari University of Sydney dan juga rekannya Spring Chenoa Cooper yang sepakat kalau masturbasi mampu untuk dapat mencegah berbagai penyakit kronis, yakni di antaranya cystitis atau infeksi saluran kemih, diabetes sampai dengan kanker prostat.

Peneliti menerangkan kalau untuk wanita (85 persen), masturbasi mampu untuk membantu mencegah infeksi di serviks termasuk pada saluran kemih. Dikarenakan pada waktu terangsang, proses ini juga dapat membuat serviks lebih merenggang dan juga mampu untuk melancarkan sirkulasi cairan pada serviks, sehingga cairan yang sarat dengan bakteri dapat terbuang. Hal tersebut seperti yang dikutip dari Daily Mail, hari Jumat (5/12/2013).

Keduanya telah menambahkan kalau melakukan masturbasi dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2, dapat mengurangi insomnia dikarenakan pelepasan hormon dan juga ketegangan selama melakukan seks yang mandiri, serta mampu untuk meningkatkan kekuatan panggul bawah yakni lewat kontraksi yang terjadi saat orgasme.

Kemudian masturbasi pun dapat ditengarai mampu melindungi seseorang dari kanker, yakni terutama untuk pria. Ada beberapa studi yang sudah memperlihatkan kalau pria yang rutin melakukan bercinta atau melakukan masturbasi yang berisiko lebih rendah untuk terserang kanker prostat. Utamanya yakni dikarenakan pelepasan toksin dari kelenjar prostat pada waktu ejakulasi.

Bukan hanya itu, dua peneliti yang berasal dari Australia ini juga telah berpendapat kalau masturbasi mampu untuk mencegah seseorang terkena depresi. Tidak lain dikarenakan pada waktu orgasme, seseorang telah menghasilkan hormon endorfin yang identik dengan hormon ‘kebahagiaan’ dan dapat mengakibatkan peningkatan hormon kortisol yang mampu untuk menguatkan sistem kekebalan.

Mereka juga menambahkan kalau masturbasi adalah ‘metode yang paling nyaman untuk dapat memaksimalkan orgasme yang dimiliki oleh seseorang’, sehingga orang yang secara rutin melakukan masturbas mampu mengurangi stres, rasa nyeri dan tekanan darahnya dapat berkurang serta mampu meningkatkan kepercayaan dirinya.

Yang tidak kalah menariknya, masturbasi juga tidak berisiko untuk dapat menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan ataupun adanya penyakit menular seksual.