Masih Mau Minum Soda Setelah Tau Fakta Ini

Masih Mau Minum Soda Setelah Tau Fakta Ini

Informasi Terkini – Minuman ringan merupakan minuman yang tidak mengandung alkohol, dan lawan kata dari minuman keras. Pada umumnya, istilah ini hanya digunakan untuk minuman dingin. Salah satu jenis minuman ringan yang paling terkenal di seluruh dunia adalah minuman berkarbonasi yang mengandung kola seperti Coca-Cola dan Pepsi.

1. Kandungan gula pada minuman soda sangat tinggi

Minuman ini memang menyegarkan dan bisa menghilangkan haus yang kamu rasakan. Tapi, jangan lupakan reputasi buruk soda karena kandungan gula di dalamnya sangat tinggi.

Dalam sekaleng soda berukuran 375 ml, ada setara lima sendok makan gula di dalamnya. Itulah sebabnya jika kamu memiliki anggota keluarga atau teman yang mengidap diabetes, minuman bersoda adalah yang paling utama harus dihindari.
2. Pada 1885, minuman soda pernah mengandung kokain

Pada tahun tersebut, ada dua ramuan dari minuman bersoda yaitu daun koka dan kacang kola. Zat kokain tersebut baru bersih sepenuhnya pada 1929. Namun, walau pernah mengandung kokain, minuman soda ini tetap aman dikonsumsi dan tidak menyebabkan efek apapun pada konsumen. Pasalnya, kandungan kokainnya yang sangat kecil.
3. Botol minuman soda terinspirasi dari botol kakao

Awalnya, minuman soda tidak memiliki bentuk spesifik untuk botolnya. Namun, Earl Dean dan Alex Samuelson bersama-sama memutuskan untuk meletakkan minuman soda ke dalam botol khusus seperti yang kita lihat sekarang.

Mereka mengatakan bahwa botol tersebut terinspirasi dari botol kakao. Mereka juga menambahkan kertas yang melilit di luar botol agar konsumen tidak salah mengambil botol.
4. Minuman soda pernah dipasarkan sebagai obat untuk mereka yang memiliki kecanduan pada morfin

Tepatnya di Colombus, saat seorang kolonel bernama John Pemberton kecanduan morfin setelah perang, seorang apoteker menyarankannya untuk minum minuman soda agar dia tidak kecanduan morfin lagi.

Saat itu, tahun 1885, minuman soda masih mengandung kokain. Namun sekarang, minuman soda adalah murni minuman penyegar yang tidak berfungsi sebagai obat lagi.
5. Di India, minuman soda pernah dituduh mengandung pestisida

Pada 2003, Center of Science and Environtment (CSE) New Delhi mengumumkan bahwa air yang yang digunakan dalam minuman soda mengandung pestisida yang bisa menyebabkan kanker dan kerusakan sistem kekebalan tubuh.

Perusahaan minuman soda terbedar di sana dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan melakukan penelitian ulang, bahwa tidak ada pestisida dalam produk mereka. Walau hanya tuduhan, mereka mengalami penurunan penjualan sampai 11 persen.