Mau Makan Daging Dan Lemak Tapi Jadi Langsing? Coba Diet Keto Yuk!

Mau Makan Daging Dan Lemak Tapi Jadi Langsing? Coba Diet Keto Yuk!

Informasi Terkini – Yang sudah pernah diet pasti tahu deh, rasa makanan biasanya hambar karena wajib dimasak dengan minim bumbu dan perasa. Belum lagi porsinya yang kecil juga bikin rasa kenyang jadi tak tahan lama. Hmm, andaikan ada diet yang boleh makan daging berlemak, dimasak dengan bumbu berlimpah, beraroma lezat, dan rasanya gurih, pasti mau dong? Nah, untuk yang ingin membakar lemak di tubuh sambil tetap makan enak, yuk kenalan dulu dengan diet keto.

1. Apa Itu Diet Keto?

Secara umum, diet keto adalah diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak, yang sengaja dirancang untuk membuat metabolisme tubuh masuk ke dalam fase ketosis. Selama dalam fase ketosis, sumber energi untuk tubuh bukan lagi diambil dari glukosa dalam karbohidrat, tapi dari keton yang dihasilkan oleh hati dengan cara memecah lemak.

Diet keto hanya akan berhasil bila Anda bisa membatasi asupan gula dan karbohidrat menjadi serendah mungkin. Karena baru pada saat itulah, tubuh akan menggunakan lemak sebagai bahan bakar, termasuk lemak yang sudah menempel cukup lama pada tubuh Anda. Ini artinya, saat Anda tidur tubuh akan tetap membakar lemak dengan sendirinya, asyik kan?

2. Memulai Diet Keto

Sudah ingin mulai diet keto nih? Yuk, lihat dulu apa saja yang harus diperhatikan selama diet keto.

1. Pola Pikir

Hal paling pertama yang harus Anda lakukan adalah mengubah pola pikir yang masih beranggapan bahwa lemak itu jahat dan bikin gendut. Begitu juga halnya kalau Anda khawatir akan lemas karena tak bisa makan nasi selama diet keto. Faktanya, lemak adalah bentuk energi yang jauh lebih efisien dibandingkan dengan karbohidrat. Setiap gram lemak mengandung 9 energi sedangkan karbohidrat dan protein hanya mengandung 4 energi saja. Setelah menjalankan diet keto, Anda bukannya merasa lemas tapi malah akan berlimpah energi.

2. Makanan

Dalam diet keto, pengaturan makanan menggunakan acuan 70% lemak, 25% protein, dan 5% karbohidrat. Jadi, penting sekali untuk memastikan Anda makan cukup lemak setiap harinya. Semakin sedikit asupan karbohidrat (kurang dari 15 gram), semakin cepat Anda memasuki fase ketosis dan membakar lemak. Secara garis besar, berikut makanan yang dilarang dan dianjurkan selama diet keto:

Makanan Yang Dilarang:

Semua jenis gandum: Termasuk nasi, beras merah, sereal, oatmeal, dan jagung.
Pati: Terigu, maizena, tapioka, dll.
Pasta: Mie, bihun, kwetiaw, makaroni, dll.
Gula: Madu, kecap, agave, sirup, selai, dan semua makanan yang mengandung gula.
Buah: Apel, pisang, jeruk, dll.
Umbi: Kentang, ubi, singkong, dll.
Trans-Fat atau lemak trans.

Makanan Yang Dianjurkan:

Daging: Ikan, daging sapi, daging kambing, ayam, bebek, telur, dll.
Sayuran hijau: Bayam, sawi, dll.
Sayuran yang tumbuh di atas tanah: Brokoli, kembang kol, dll.
Olahan susu berkadar lemak tinggi: Keju, whipped cream, cream cheese, butter (bukan mentega), dll.
Alpukat, strawberry, blackberry, raspberry, blueberry.
Pemanis: Stevia, dan lainnya yang tidak mengandung maltodextrin, dextrose, atau polydextrose.
Lemak Lain: Minyak kelapa, minyak almond, minyak zaitun, dst.
Bumbu Dapur: Semua boleh asal tak berlebihan
Ingin makan masakan Padang, bakso urat, atau steak sirloin saat menjalani diet keto? Wah, boleh banget tuh, asal tak ditambah karbohidrat ya.

3. Minum

Menjaga cairan dalam tubuh bukan hanya akan memperlancar metabolisme dan fungsi tubuh, tapi juga bisa membantu mengontrol rasa lapar. Jadi, pastikan Anda minum setidaknya 3 liter air putih setiap hari.

4. Batasi Camilan

Deretan camilan yang ada di supermarket sudah pasti mengandung kadar gula dan karbohidrat yang cukup tinggi. Begitu juga gorengan, kue kering, dan camilan lain yang banyak dijajakan di pinggir jalan. Jadi, apa dong yang boleh dicamil? Tenang saja, kerupuk kulit, kerupuk usus, kerupuk ceker, dan cemilan lain yang tak mengandung karbohidrat dan gula masih boleh dicemil, kok. Tapi, tetap batasi jumlahnya, karena semakin sedikit Anda mengonsumsi camilan akan semakin cepat juga berat badan turun.

5. Mulai Puasa

Ingin lebih cepat memasuki fase ketosis supaya lebih cepat terlihat hasil dietnya? Sambil diet keto, Anda bisa menjalankan puasa sesuai dengan circadian rhytms atau jam biologis. Menurut komunitas Ketofastosis Indonesia, Anda disarankan untuk melakukan puasa dari pukul 20:00 hingga pukul 12:00 keesokan harinya.

6. Olahraga

Bergerak aktif dan rutin berolahraga juga membuat tubuh cepat masuk dalam fase ketosis. Hanya dengan rutin jalan kaki selama 20-30 menit sehari, kemajuan diet keto Anda akan cepat terlihat. Intinya, jangan kasih kendor untuk urusan menggerakkan tubuh.