Membuka Jendela Di Pagi Dan Siang Hari Ada Manfaatnya, Lho!

Membuka Jendela Di Pagi Dan Siang Hari Ada Manfaatnya, Lho!

Informasi Terkini – Tinggal di Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa membuat terik matahari terasa begitu intens, terutama di waktu pagi menjelang siang. Alhasil, tak sedikit orang yang beraktivitas dekat dengan jendela memilih untuk menutupnya, bahkan juga tirai untuk menghalau sinar matahari masuk ke dalam ruangan. Walau memang menutup jendela dapat membuat terik matahari tak lagi menyilaukan mata, namun apakah Anda tahu bahwa sebenarnya membuka jendela memiliki banyak manfaat?

– Pentingnya Membiarkan Cahaya Matahari Masuk ke Dalam Ruangan

Kalau membahas soal kondisi ruangan, mungkin poin pertama yang terpikirkan oleh banyak orang adalah kebersihannya. Maka dari itu, banyak orang yang kerap bebersih setiap hari demi menjaga ruangan dan perabotan di dalamnya agar senantiasa bersih tanpa debu, mungkin termasuk Anda. Debu selalu menjadi permasalahan utama karena di situlah bakteri bersarang, yang mana jika dibiarkan dapat menjadi sumber penyakit. Nah, tahukah Anda bahwa sebenarnya ada cara lain yang mudah dan jauh lebih efektif untuk mengatasi bakteri dalam ruangan? Yup, dengan membuka jendela dan membiarkan cahaya matahari masuk dalam ruangan!

Dilansir dari artikel Science Daily, membiarkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan dengan membuka jendela dan tirai dapat membunuh bakteri yang terdapat pada sisa-sisa debu, sehingga akan membantu mengurangi risiko masalah pernafasan. Bahkan, dari penelitian pada sebuah studi yang dilakukan peneliti di University of Oregon, ditemukan bahwa terdapat 12% lebih banyak bakteri aktif (dari jumlah bakteri rata-rata dalam suatu ruangan) dalam ruangan yang dibiarkan gelap selama 90 hari. Sebaliknya, hanya ditemukan sekitar 6,8% bakteri aktif dalam ruangan yang terekspos cahaya pagi dan siang hari dari jendela, serta 6,1% bakteri pada ruangan yang terekspos sinar UV.

– Manfaat membuka jendela

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa bakteri aktif yang terdapat pada ruangan gelap berkaitan erat dengan permasalahan pernafasan, ketimbang bakteri aktif yang terdapat di ruangan yang terkespos cahaya matahari. Jadi, dapat disimpulkan kalau semakin gelap dan tidak terpapar sinar matahari suatu ruangan, maka semakin banyak pula bakteri ‘jahat’. Begitu pula sebaliknya. Semakin terpapar cahaya matahari suatu ruangan, maka akan semakin sedikit pula bakteri yang ada di dalamnya.

Nah, sekarang Anda sudah tahu kan apa manfaat dari membuka jendela dan tirai pada pagi dan siang hari? Selain mendapat asupan vitamin D di pagi hari (jangan sampai melewatkan penggunaan sunscreen, ya!), Anda sekaligus bisa membunuh bakteri yang berdiam dalam ruangan dan mengurangi risiko masalah pernafasan. Plusnya lagi, dengan membiarkan cahaya matahari masuk dalam ruangan, Anda juga dapat menghemat penggunaan listrik untuk lampu, lho! Namun, apabila privasi menjadi kekhawatiran saat membuka jendela dan tirai, mungkin Anda bisa memilih jenis tirai lipat yang tetap membiarkan cahaya matahari masuk tanpa mengekspos bagian dalam ruangan ke luar.