Meski Menyehatkan, Konsumsi Beras Merah Berlebihan Bisa Berbahaya

Tak disangka, beras merah yang memiliki manfaat baik untuk diet dan penurunan berat badan, juga memiliki efek samping nya. Beras merah memiliki nutrisi, serat, dan GI (Glycemic index) yang lebih rendah. Kandungan GI bisa digunakan untuk penurunan kadar gula darah. Selain itu, beras merah juga mengandung zat yang berbahaya. Apa saja bahaya dari mengonsumsi beras merah secara berlebihan?

1. Terdapat JamurĀ Aspergillus Section Flavi

Jenis jamur Aspergillus section flavi merupakan jamur yang tumbuh di beras merah bisa menyebabkan penyakit kanker. Karena jamur ini mengandung aflatoksin. Jika kamu mengonsumsi beras merah, harus dengan penyajian yang sehat dan tepat.

2. Mengandung Arsenik

Kandungan arsenik didalam beras merah juga berbahaya bagi kesehatan tubuh. Kandungan arsenik bisa menyebabkan kerusakan pada organ jaringan, kepala, dan kematian manusia. Beras ini diproduksi di AS, sebagai beras yang tinggi akan arsenik nya.

3. AsamĀ Alfa-Picolinic

Bahaya beras merah jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan hipersensitivitas dan apoptosis. Itu dikarenakan asam alfa-picolonic yang dihasilkan oleh mikroorganisme yang berubah menjadi senyawa alfa-picolonic.

4. Sulit Gemuk

Beras merah sangat alternatif untuk penurunan berat badan. Tapi jika kamu mengonsumsi beras tersebut tanpa imbuhan gizi, maka kamu juga akan mengalami kesulitan untuk gemuk.

5. Gangguan Mental

Senyawa kimia didalam beras merah juga bisa menyebabkan organ tubuh bagian dalam kita akan merusak. Seperti halnya, jaringan usus, dan penghambatan saluran darah. Senyawa kimia ini bernama Leaky gut syndrome.
Jika kamu sering mengonsumsi beras merah, kamu juga akan menanggung resiko nya.