Mood Sering Berubah Mendadak? Ssst, Ini Salah Satu Tanda Gangguan Mental! Kenali Jenisnya Di Sini

Mood Sering Berubah Mendadak? Ssst, Ini Salah Satu Tanda Gangguan Mental! Kenali Jenisnya Di Sini

Informasi Terkini – Sebagai wanita, mungkin Anda akan lebih mudah merasa sedih atau senang. Hal ini wajar kok, karena nyatanya wanita memang lebih emosional dibanding pria. Namun, jika mood Anda sering berubah-ubah secara mendadak tanpa alasan yang jelas, atau tak jarang Anda tidak bisa mengendalikan diri dalam jangka waktu yang cukup lama, maka Anda perlu waspada. Perubahan mood secara mendadak dan berlangsung terlalu lama bisa jadi pertanda gangguan mental. Ada berbagai macam gangguan mental terkait perubahan mood dadakan. Tak perlu risau, karena semuanya dapat ditangani. Cek beberapa jenis gangguan mental karena perubahan mood di bawah ini.

1. Bipolar

Gangguan bipolar menyebabkan perubahan mood yang cepat, dari depresi hingga emosi tinggi yang disebut mania. Selama kondisi mania, penderita biasanya kelebihan energi, lebih cerewet, dan tingkah lakunya sulit ditebak. Frekuensi perubahan mood ini bervariasi, mulai dari beberapa kali dalam setahun hingga beberapa kali dalam seminggu. Anda punya perilaku seperti ini atau mengenal orang dengan karakter seperti ini? Gangguan mental ini memerlukan penanganan professional dari psikiater dan psikolog.

2. Major Depressive Order

Jika Anda mengalami kesedihan ekstrem yang terus menerus serta mudah marah dan frustrasi, mungkin Anda mengalami gangguan mental yang satu ini. Jika mengalami hal ini, Anda juga tidak tertarik lagi dengan hal-hal yang dulu Anda nikmati. Bahkan, tugas-tugas sederhana pun akan terasa sangat membebani. Anda mungkin mengalami gangguan tidur, merasa hampa, putus asa, dan kelelahan setiap saat. Anda akan memerlukan psikoterapi atau obat-obatan tertentu untuk membantu mood.

3. Premenstrual Dysphoric Disorder (PMDD)

Gangguan mental yang satu ini mirip dengan PMS (premenstrual syndrome) yang terjadi saat Anda menstruasi, namun kondisinya lebih parah. Anda akan merasa sedih, khawatir, dan sangat moody 7-10 hari sebelum menstruasi. Belum diketahui pasti alasan beberapa wanita mengalami hal ini, namun hanya dokter yang bisa menentukan apakah Anda mengalami PMDD atau tidak. Untuk menekan risiko timbulnya hal ini, kurangilah kafein dan alkohol, rajin berolahraga, dan konsumsi makanan sehat.

4. Persistent Depressive Disorder (PDD)

Ini merupakan bentuk Major Depressive Disorder dengan gejala yang berlangsung setidaknya 2 tahun. Lama juga ya? Gangguan mental ini bisa terbantu dengan terapi berbicara ataupun terapi kognitif. Pada terapi ini, Anda akan belajar mengenai kondisi sendiri sekaligus cara untuk mengubahnya melalui refleksi, meditasi, dan membuat jurnal.

5. Gangguan Depresi Karena Kondisi Medis

Depresi ternyata sering juga dihubungkan dengan penyakit serius yang bisa mempengaruhi mood. Jika seseorang mengalami infeksi, gangguan tiroid, dan masalah pada otak, seperti Parkinson atau Huntington, ada kemungkinan seseorang tersebut bisa mengalami depresi. Selain menangani penyakit utama, Anda mungkin juga perlu terapi psikologi.